GUGAH – Upaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Purwakarta terus diperkuat melalui sinergi program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan pembinaan dan pelatihan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang digelar di Aula PAUD Anggrek, Kampung Cisantri RT 03/RW 01, Desa Cilandak, Kecamatan Cibatu, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 KPM dari wilayah Kecamatan Cibatu. Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi sosial dan ekonomi keluarga penerima manfaat agar mampu berdaya dan mandiri.
Ketua Tim PKH Kabupaten Purwakarta, Agus, S.Sos., yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa program perlindungan sosial harus mampu menjadi jalan menuju kemandirian, bukan sekadar bantuan konsumtif.
“Kami ingin PKH tidak hanya menjadi jaring pengaman, tetapi juga menjadi jembatan menuju kemandirian. Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta hadir melalui program pemberdayaan, sementara PKH memberikan pendampingan. Ketika keduanya bersinergi, keluarga miskin tidak hanya dibantu, tetapi juga dimampukan,” ujarnya di hadapan peserta.
Menurut Agus, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pendamping PKH diharapkan mampu melahirkan wirausaha-wirausaha baru dari kalangan KPM. Melalui peningkatan keterampilan dan penguatan kapasitas usaha, para penerima manfaat diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga, menciptakan lapangan kerja, hingga secara bertahap lepas dari ketergantungan terhadap bantuan sosial, baik PKH maupun Program Sembako.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Selain menjadi ruang pembinaan, pelatihan ini juga dimanfaatkan untuk menggali potensi usaha lokal serta memperkuat kemampuan berwirausaha masyarakat.
Melalui program seperti ini, Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap semakin banyak keluarga penerima manfaat yang mampu naik kelas, membangun usaha secara mandiri, dan mewujudkan kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan.***





Tinggalkan Balasan