Habib Syarief Muhammad Kenang Sejarah Kantor GP Ansor Kota Bandung: Dari Jalan Yuda Lahir Tokoh Bangsa

|

BANDUNG – Anggota DPR RI sekaligus Dewan Penasihat PC GP Ansor Kota Bandung, Habib Syarief Muhammad, menghadiri prosesi renovasi kantor sekretariat PC GP Ansor Kota Bandung di Jalan Yuda, Balonggede, Regol, Kota Bandung. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan arahan strategis sekaligus melakukan kilas balik sejarah panjang gedung tersebut.

Menurut Habib Syarief, gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan kawah candradimuka yang telah melahirkan banyak tokoh besar, mulai dari politisi, pengusaha sukses, hingga ulama berpengaruh di tingkat nasional.

Baca Juga:  Ada Kirab Mahkota Binokasih, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Kota Bogor Hari Ini

Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa kader Ansor dan seluruh Badan Otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU) saat ini dituntut untuk melakukan transformasi besar-besaran. Habib Syarief berpesan agar para kader terus meningkatkan kualitas dan kompetensi di berbagai lini profesi, tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan.

“Menghadapi tantangan zaman, penguasaan terhadap berbagai bidang keahlian mutakhir menjadi syarat mutlak agar peran NU semakin berdampak luas dalam pembangunan bangsa dan negara,” tuturnya.

Meski mendorong profesionalisme, Habib Syarief mengingatkan agar identitas sebagai “Anak NU” tidak boleh luntur. Beliau menekankan pentingnya menjaga jiwa santri dan terus berkhidmat kepada para kiai sebagai fondasi spiritual yang utama.

Baca Juga:  Ketum PB Pemuda Muslimin Indonesia Nilai Sekolah Gratis Buka Akses Pendidikan bagi Semua

Ia menegaskan bahwa setinggi apa pun jabatan atau kesuksesan yang diraih, nilai-nilai ketawaduan dan pengabdian kepada ulama harus tetap menjadi kompas utama dalam bergerak.

Sebagai langkah konkret menghidupkan marwah organisasi, Habib Syarief menyarankan agar sekretariat PC GP Ansor Kota Bandung rutin menggelar kajian Kitab Kuning di masa mendatang. Hal ini bertujuan agar intelektualitas kader tetap berbasis pada literatur keislaman otoritatif (turats).

Baca Juga:  Peta Politik Kota Bandung Bakal Berubah Akibat Ledakan Penduduk?

Dengan demikian, diharapkan tercipta keseimbangan antara kompetensi modern dan kedalaman ilmu agama di tengah dinamisnya kehidupan kota.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Habib Syarief Muhammad juga memberikan dukungan dana tambahan untuk mempercepat renovasi gedung sekretariat tersebut. Beliau berharap dengan fasilitas yang lebih representatif, GP Ansor Kota Bandung dapat terus mencetak sejarah baru dan melahirkan pemimpin masa depan yang unggul namun tetap teguh memegang prinsip ahlussunnah wal jamaah An-Nahdliyah.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran