GUGAH – Dewan Pembina Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Barat yang juga Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, meraih penghargaan Bupati Pendukung Zakat Terbaik pada ajang Grand BAZNAS Awards 2026 yang digelar dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung pengelolaan zakat di daerah.
Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, meliputi penghimpunan zakat oleh BAZNAS kabupaten, dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terhadap operasional BAZNAS, regulasi yang memperkuat gerakan zakat, serta tata kelola kelembagaan BAZNAS.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, KH Ayi Subhan Hafas, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat yang kuat melalui dukungan regulasi, anggaran, dan tata kelola kelembagaan.
“Penghargaan ini diberikan berdasarkan beberapa indikator penilaian, yakni penghimpunan zakat BAZNAS kabupaten, dukungan APBD terhadap operasional BAZNAS, regulasi yang memperkuat gerakan zakat melalui perda dan perbup, serta tata kelola BAZNAS Kabupaten Sumedang,” ujar Kyai Ayi kepada wartawan.
Ia menjelaskan, salah satu keunggulan Kabupaten Sumedang adalah telah memiliki Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah yang kemudian diperkuat melalui Peraturan Bupati Sumedang Nomor 64 Tahun 2017 tentang pelaksanaan perda tersebut.
“Regulasi tersebut memberikan kepastian dukungan operasional BAZNAS dari APBD serta menjadi dasar untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, terutama zakat mal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN),” katanya.
Menurut Kyai Ayi, keberadaan regulasi tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat tata kelola BAZNAS Kabupaten Sumedang sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
Penghargaan yang diterima Dony Ahmad Munir tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
Dukungan pemerintah daerah melalui kebijakan, penganggaran, dan penguatan kelembagaan diharapkan mampu mendorong peningkatan penghimpunan serta pendayagunaan zakat sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat Sumedang.***





Tinggalkan Balasan