JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih dan kecewa dengan adanya aksi penyalahgunaan anggaran benih untuk meningkatkan produksi pangan nasional.
“Saya sedih kadang-kadang,” kata Presiden Prabowo saat pidato dalam acara penyerahan hasil penyelamatan uang negara di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
“Saya monitor, Menteri Pertanian keliling, uang yang kita sudah alokasikan kita sudah gelontorkan untuk benih-benih yang bagus, mungkin si petugas mengira tidak akan diperiksa, dicari benih yang tidak bagus. Ini dosa-dosa kemanusiaan,” tambahnya.
Presiden Prabowo mengatakan, penyalahgunaan anggaran benih untuk para petani di Indonesia merupakan masalah moral dan bukan hanya persoalan administrasi saja.
Pihak petani kata Prabowo telah dirugikan dan kesejahteraannya telah dirusak oleh oknum-oknum yang menyalahgunakan anggaran tersebut.
“Kalau benih tidak bagus, hasil tanaman tidak bagus. Bagaimana kita mau sejahtera,” ujar Presiden Prabowo.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah tegas untuk menegakkan disiplin dan memastikan anggaran negara benar-benar digunakan sesuai tujuan.
“Jadi memang, kondisi seperti itu kalau kita mau menegakkan kebenaran, kadang-kadang kita harus keras, keras dalam menegakkan disiplin,” tegas Presiden Prabowo.***



Tinggalkan Balasan