GUGAH — Kekeringan mulai berdampak terhadap kebutuhan air bersih warga di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Kondisi tersebut mendorong Forum Koordinasi (FK) Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya bersama Pemerintah Desa Cikubang, Kecamatan Taraju, turun langsung mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.
Sebanyak 18.000 liter air bersih disalurkan ke sejumlah kampung di Desa Cikubang pada Selasa, 11 Agustus 2026. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah kondisi kemarau.
Ketua Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan pendistribusian air dilakukan di sejumlah titik yang mengalami kebutuhan air bersih.
Beberapa lokasi tersebut meliputi Kampung Legokkalapa RT 48 dan RT 35 RW 11, Kampung Babakansari RT 44 RW 07, Kampung Sindangsari RT 36/RW 11, Kampung Babakan Lame RT 47 RW 01, serta Kampung Pasirawi RT 011/RW 003.
“total penerima manfaat mencapai 380 KK,” katanya, Selasa 11 Agustus 2026.
Menurut Jembar, penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons Tagana Kabupaten Tasikmalaya bersama Pemerintah Desa Cikubang terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih.
Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama selama musim kemarau yang menyebabkan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah semakin terbatas.
“Mudah- mudahan bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi kekeringan,” katanya.
Jembar menegaskan, Tagana Kabupaten Tasikmalaya akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat dalam menangani dampak kekeringan.
Upaya tersebut, kata dia, dilakukan sebagai bagian dari langkah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya kebutuhan air bersih selama musim kemarau.
“Kami berupaya memenuhi kebutuhan air masyarakat, terutama saat kemarau,” ujarnya.***



Tinggalkan Balasan