Kapan Golkar Ciamis Menggelar Musda?

|

GUGAH – Disaat sejumlah partai rampung mengestafetkan kepemimpinan dan kepengurusan masa bakti yang baru, Partai Golkar Ciamis masih menunggu. PDIP, PAN, PKB, PPP, PKS, Nasdem, telah rampung menggelar Musda, melanjutkan kepemimpinan atau mengganti dengan pemimpin yang baru.

Isu Musda Golkar Ciamis masih senyap, namun bukan berarti partai beringin tak siapkan agenda. Ketua DPD II Golkar Ciamis Slamet Triana, menyebut agenda pemilihan ketua partai menunggu Jadwal dari DPD I Provinsi Jawa Barat. Itu mengisyaratkan DPD II Golkar Ciamis telah mempersiapkan tinggal menunggu jadwal Provinsi.

Baca Juga:  Biarkan Kursi Wabup Ciamis Kosong

“Belum ada jadwal, masih menunggu,” kata Trian, melalu pesan singkat WA, Jumat (10/7/2026).

Terlepas kapan Golkar Ciamis akan menggelar Musda, bagi politisi senior Golkar yang kini duduk di DPR Fraksi Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, lebih mempercayai Golkar Ciamis dipimpin oleh politisi atau kader muda.

“Untuk memimpin Golkar Ciamis, harus kader muda. Untuk Bupati Ciamis 2030 juga harus kader muda,” tegas Agun.

Baca Juga:  Nilai Tukar Petani Berada di Level Tertinggi, Sejak Zulhas Jadi Kemenko Pangan

Kendati tidak menyebut nama, namun penyataan Agun memperjelas arah dukungan pada sosok kader muda yang dimaksud. Penyataan Agun adalah tantangan bagi kader muda tersebut.

Siapa lagi kalau bukan Mohamad Ijudin, Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia ( AMPI ) Ciamis. Api sudah dinyalakan, namun Ijudin masih dingin. Ia bahkan bungkam. Tidak merespon dengan stetmen, siap atau tidak.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Kota Tangerang Perkuat Mesin Partai, 936 Pengurus Ranting Dilantik Serentak

Di tengah bungkamnya Ijudin, desas-desus Ketua AMPI Ciamis bakal menjadi anak emas Agun untuk menahkodai DPD II Golkar Ciamis selanjutnya mulai menjalar ke ruang-ruang percakapan, termasuk diantara sesama kader Golkar, dan pengurus kecamatan.*

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran