Jelang Muscab Hanura Purwakarta, Muhsin Junaedi Soroti Pentingnya Regenerasi dan Kepemimpinan Berintegritas

|

GUGAH – Dinamika menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Purwakarta mulai menghangat. Berakhirnya masa kepengurusan DPC Hanura periode 2020–2025 menjadi momentum penting bagi kader untuk menentukan arah baru kepemimpinan partai lima tahun ke depan.

Di tengah proses regenerasi tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Purwakarta, Muhsin Junaedi, menyampaikan apresiasi atas capaian kepengurusan Hanura selama lima tahun terakhir. Menurutnya, fondasi organisasi yang telah dibangun menjadi modal penting untuk membawa partai semakin berkembang.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah bekerja selama ini. Hanura hari ini sudah jauh lebih baik, baik dari sisi program internal maupun kontribusi kepada masyarakat. Ke depan saya berharap kekuatan partai semakin besar dan mampu melahirkan kader-kader yang potensial,” ujar Muhsin saat ditemui di DPRD Purwakarta, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga:  PERSINAS ASAD Hadiri Sapa Warga Berbasis Budaya, Dukung Pelestarian Pencak Silat di Purwakarta

Muhsin menilai, tantangan politik ke depan membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya memahami organisasi, tetapi juga mampu membangun soliditas kader serta memperluas kepercayaan masyarakat terhadap Partai Hanura.

Karena itu, ia berharap Muscab mendatang dapat melahirkan figur yang memiliki integritas, loyalitas, dan kapasitas manajerial untuk mengembangkan partai.

“Sebentar lagi Muscab akan digelar. Saya berharap Hanura dipimpin oleh kader terbaik yang memiliki integritas, loyalitas terhadap partai, dan kemampuan membangun organisasi agar semakin maju,” katanya.

Pernyataan tersebut dinilai sejalan dengan harapan Ketua DPC Hanura Purwakarta, R. Priyatna Kusumah atau Bos Beye, yang sebelumnya memastikan tidak akan kembali mencalonkan diri setelah memimpin partai selama dua periode. Keputusan itu sekaligus membuka ruang bagi lahirnya generasi kepemimpinan baru di tubuh Hanura Purwakarta.

Baca Juga:  Kegaduhan Rp35 Miliar, Publik Tunggu Sikap Partai Pengusung

Selama kepemimpinannya, Bos Beye berhasil menjaga soliditas internal partai, mempertahankan bahkan meningkatkan perolehan kursi legislatif, serta mengantarkan Hanura menjadi bagian dari koalisi pemenang dalam kontestasi Pilkada Purwakarta.

Muhsin menilai capaian tersebut menjadi fondasi yang harus dijaga dan ditingkatkan oleh kepemimpinan berikutnya.

Saat ditanya mengenai peluang dirinya untuk ikut dalam kontestasi Muscab, Muhsin memilih merespons dengan hati-hati. Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya adalah memastikan proses regenerasi berjalan demokratis dan menghasilkan pemimpin terbaik.

“Saya melihat dulu bagaimana dinamika di internal. Yang terpenting, Hanura harus dipimpin oleh kader yang kompeten dan mampu membawa partai semakin maju,” ujarnya.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Kota Tangerang Perkuat Mesin Partai, 936 Pengurus Ranting Dilantik Serentak

Sebagai legislator yang aktif di DPRD Purwakarta, Muhsin dikenal sebagai salah satu kader yang konsisten membangun komunikasi dengan struktur partai maupun masyarakat. Sejumlah kader menilai, tantangan Hanura ke depan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat kerja-kerja politik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Muscab, perhatian kader kini tertuju pada figur-figur yang dinilai mampu melanjutkan capaian kepengurusan sebelumnya sekaligus menghadirkan energi baru bagi Hanura Purwakarta. Siapa pun yang nantinya terpilih, diharapkan mampu menjaga kekompakan partai serta meningkatkan kontribusi Hanura dalam pembangunan daerah.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran