Slank Kembali ke Bandung, Kenang Debut Formasi Bertahan Hampir Tiga Dekade

|

GUGAH – Kota Bandung menjadi pemberhentian kedelapan rangkaian konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour yang digelar di Prabuwangi Park, Arcamanik, Minggu (5/7/2026). Berbeda dengan kota-kota sebelumnya, konser di Bandung menghadirkan sembilan grup musik, menjadikannya seri dengan jumlah penampil terbanyak dalam tur tersebut.

Bandung dipilih bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai salah satu barometer industri kreatif nasional, kota ini juga memiliki makna tersendiri bagi Slank. Di Bandung, tepatnya di Sabuga pada 1997, formasi Slank yang masih bertahan hingga kini untuk pertama kalinya tampil bersama di atas panggung.

Formasi tersebut terdiri atas Kaka (vokal), Bimbim (drum), Ivanka (bas), Abdee Negara (gitar), dan Ridho Hafiedz (gitar).

“Saat itu di Sabuga tahun 1997, formasi Slank yang saat ini pertama kali manggung ya di Bandung. Inget banget, saat itu ngecat-ngecat rambut sama Ivan,” kata Ridho dalam konferensi pers di Bandung, Minggu (5/7/2026).

Baca Juga:  Bantu Warga Berhijrah dan Raih Pekerjaan, BAZNAS Jabar Gelar Layanan Hapus Tato Gratis di Kabupaten Bandung

Kenangan itu juga diingat oleh Kaka. Ia menceritakan bahwa saat bergabung sebagai personel baru, Ridho dan Abdee langsung dihadapkan pada tantangan besar menjelang penampilan perdana bersama Slank.

“Saat itu Ridho langsung dapat PR 30 lagu (untuk manggung di Bandung),” ujar Kaka.

Selain menjadi panggung nostalgia bagi Slank, konser ini juga memberi ruang bagi musisi lintas daerah. Tiga band asal Bandung, yakni DT09, Stand Here Alone (SHA), dan Preman Disko, tampil sebagai local heroes bersama sejumlah grup musik dari berbagai kota, seperti Tony Q Rastafara (Semarang), The Cloves and The Tobacco (Yogyakarta), The Sleting Down (Jakarta), Afterskema (Yogyakarta), serta Mahalara (Ciamis).

Direktur Komersial HS, Tessa Arya Pradana, mengatakan Bandung dipilih karena dinilai memiliki karakter masyarakat yang kreatif dan terbuka terhadap perubahan. Menurutnya, nilai tersebut sejalan dengan semangat yang diusung dalam tur konser bertajuk Berani Kita Beda.

Baca Juga:  RAT KDMP Cibeureum 2025 Sahkan Laporan dan Tetapkan Program Kerja 2026, Anggota Tembus 1.016 Orang

“Spirit HS sangat relevan dengan Kota Bandung yang warga-warganya kreatif, berani membuat perubahan. Sejak saya kecil saya lihat fenomena ini di sini, kami merasa kota ini sangat relevan dengan movements kami,” ungkap Tessa.

Ia menambahkan, penyelenggara secara konsisten melibatkan musisi lokal setiap kali menggelar konser di Bandung sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem musik daerah.

“Kami percaya local heroes kalau diberikan ruang, kesempatan, mereka akan bisa tumbuh berkembang,” lanjutnya.

Tak hanya menyajikan hiburan, rangkaian konser juga mengusung pesan pemberdayaan sosial. Penyelenggara mengaku membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, memberi peluang kepada pekerja tanpa pengalaman, serta mendukung pelaku UMKM, termasuk komunitas Slankers, untuk memamerkan produk kreatif mereka di area konser.

Vokalis Stand Here Alone, Taufik Andryyansyah atau Mbenk, mengaku bangga kembali mendapat kesempatan tampil setelah sebelumnya terlibat dalam konser HS Hey Slank di Palembang. Menurutnya, tampil satu panggung bersama Slank memiliki makna tersendiri karena ia telah mengikuti perjalanan band tersebut sejak kecil.

Baca Juga:  Bojan Hodak Bongkar Rahasia Comeback Fantastis Persib: Amarah di Ruang Ganti Jadi Kunci Kebangkitan

Sementara itu, vokalis Preman Disko, Timy, menilai kolaborasi tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus membuka ruang lebih luas bagi musisi lokal untuk menunjukkan karya mereka di hadapan publik.

Sebelum menyambangi Bandung, HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour telah digelar di Yogyakarta, Semarang, Bali, Surabaya, Lampung, Malang, dan Palembang. Untuk memasuki area konser, penonton cukup membawa dua bungkus rokok HS varian Mild atau Slim yang masih bersegel dan bercukai sebagai tanda masuk.

Rangkaian kegiatan di Bandung diawali dengan open gate pukul 13.00 WIB dan kegiatan riding komunitas motor, terutama Vespa, bersama Slank mengelilingi sejumlah kawasan ikonik di Kota Bandung sebelum konser dimulai.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran