PMII Garut Rumuskan Strategi Baru Perkuat Kaderisasi Organisasi

|

GUGAH – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) I dan Workshop Kaderisasi sebagai upaya memperkuat arah gerak organisasi sekaligus meningkatkan kualitas kader di tengah dinamika perkembangan zaman. Kegiatan berlangsung di Villa Guntur Sari, Sabtu-Minggu (27–28/6).

Mengusung tema “Konsolidasi Strategi Transformatif Menuju Kaderisasi PMII yang Berdaya Saing”, forum tersebut diikuti 115 peserta yang terdiri atas pengurus dan kader PMII Garut. Muspimcab menjadi wadah konsolidasi organisasi untuk mengevaluasi program kerja sekaligus merumuskan strategi pengembangan organisasi dan sistem kaderisasi ke depan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta membahas berbagai agenda strategis, mulai dari penguatan tata kelola organisasi, penyelarasan arah kaderisasi, penyusunan rencana pengembangan organisasi, hingga perumusan rekomendasi yang akan menjadi pedoman kepengurusan. Seluruh pembahasan diarahkan untuk membangun sistem kaderisasi yang lebih terukur, berkelanjutan, serta mampu menjawab tantangan sosial, akademik, dan perkembangan teknologi.

Baca Juga:  Disnaker Bandung Perkuat Program Magang dan Kerja ke Jepang, Bidik Penurunan Angka Pengangguran

Workshop kaderisasi turut menghadirkan narasumber Luqi Sa’adilah Farindani, Yusuf Abdullah, dan Ilham Akbar Zaini. Ketiganya menyampaikan materi mengenai kepemimpinan organisasi, strategi pengembangan sumber daya kader, serta penguatan kapasitas intelektual sebagai bekal menghadapi dinamika gerakan mahasiswa di era digital.

Ketua Umum PC PMII Garut, Adrian Hidayat, menegaskan Muspimcab I bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum untuk menyatukan visi seluruh elemen PMII dalam memperkuat proses kaderisasi yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Baca Juga:  MUI Kecamatan Samarang Imbau Masyarakat Tunggu Hasil Resmi Aparat Terkait Dugaan Kasus Pelecehan oleh Oknum Guru

“Kami ingin kaderisasi PMII tidak berhenti pada kegiatan formal semata. Organisasi harus mampu melahirkan kader yang kuat secara intelektual, matang dalam kepemimpinan, berkarakter, dan siap mengambil peran di tengah masyarakat. Karena itu, forum ini kami jadikan sebagai ruang merumuskan formulasi baru yang dapat menjadi pijakan gerakan PMII Garut ke depan,” ujar Adrian.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, alumni, narasumber, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya Muspimcab I dan Workshop Kaderisasi. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen organisasi yang memiliki kepedulian terhadap masa depan PMII di Kabupaten Garut.

Baca Juga:  Ratusan Warga Garut Serukan Dukungan untuk MBG, Minta Dugaan Korupsi Diusut hingga Tuntas

Forum ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi acuan kepengurusan dalam menjalankan program kerja, di antaranya penguatan sistem kaderisasi berjenjang, peningkatan kualitas pelatihan, perluasan jejaring organisasi, serta pengembangan kapasitas kader di bidang akademik, sosial, dan kepemimpinan.

Melalui hasil Muspimcab I, PC PMII Garut berharap berbagai rekomendasi yang telah dirumuskan tidak berhenti sebagai dokumen organisasi, tetapi dapat diwujudkan dalam program-program nyata yang berdampak bagi peningkatan kualitas kader. Dengan sistem kaderisasi yang semakin kuat, PMII Garut optimistis mampu mencetak generasi pemimpin yang kritis, adaptif terhadap perubahan, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan intelektualitas.

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran