GUGAH – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Bandung melakukan kunjungan silaturahmi strategis ke Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung pada Senin (29/6). Pertemuan ini menjadi langkah awal kolaborasi kuat dalam mengampanyekan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di kalangan generasi muda.
PC GP Ansor Kota Bandung yang dipimpin langsung oleh Ketua PC GP Ansor Kota Bandung, Irwan Khadapi, S.H., beserta jajaran pengurus, diterima langsung dengan hangat oleh Kepala BNN Kota Bandung, Kombes Pol. Andriansah, S.I.K., M.H., yang didampingi oleh pejabat struktural BNN Kota Bandung.
Kepala BNN Kota Bandung, Kombes Pol. Andriansah, menyambut baik inisiatif strategis ini. Beliau menekankan bahwa dengan struktur kepengurusan GP Ansor yang masif dan menyentuh akar rumput tersebar di 30 Kecamatan dan 151 Kelurahan di Kota Bandung organisasi kepemudaan ini memiliki potensi besar untuk menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan pemuda dari bahaya narkoba.
”Kami mengajak PC GP Ansor Kota Bandung untuk bersama – sama mengedukasi dan mensosialisasikan bahaya narkoba. Dengan jaringan yang luas hingga ke tingkat kelurahan, Ansor bisa membantu kami menyentuh masyarakat luas secara langsung agar para pemuda tidak terjerumus ke barang haram tersebut,” ujar Kombes Pol. Andriansah.
Merespons ajakan tersebut, Ketua PC GP Ansor Kota Bandung, Irwan Khadapi, S.H., menegaskan komitmen penuh organisasinya. Irwan menjelaskan bahwa GP Ansor memiliki badan semi-otonom khusus yang fokus pada isu ini, yaitu BAANAR (Badan Ansor Anti Narkoba).
”Kami memiliki instrumen khusus, yaitu BAANAR Kota Bandung yang saat ini dipimpin oleh Luvrido, S.E. Selaku Wakil Ketua yang membidangi isu narkoba, BAANAR siap bergerak, berkolaborasi, dan membantu BNN Kota Bandung untuk melakukan langkah preventif dan edukatif di seluruh wilayah Kota Bandung,” tegas Irwan.
Ketua BAANAR Kota Bandung, Luvrido, S.E., menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti pertemuan ini ke dalam program kerja nyata. Luvrido juga mendorong adanya kerja sama formal dalam waktu dekat.
”BAANAR Kota Bandung siap bersinergi penuh. Ke depan, kami berharap bisa segera merumuskan Nota Kesepahaman (MoU) antara BAANAR dan BNN Kota Bandung. MoU ini penting sebagai payung hukum kolaborasi kita, terutama dalam memberikan edukasi komprehensif bagi warga yang terlanjur menjadi pengguna : langkah-langkah rehabilitasi apa saja yang harus ditempuh, serta bagaimana mencegah bertambahnya korban narkoba baru di kalangan pemuda,” jelas Luvrido.
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat bahwa menyelamatkan masa depan pemuda di Kota Bandung dari ancaman narkoba adalah tanggung jawab bersama yang harus diselesaikan lewat aksi nyata yang terstruktur dan masif.



Tinggalkan Balasan