Dari Limbah Jadi Peluang, Better Life Indonesia Perkuat Pengelolaan Minyak Jelantah Lewat Inkubasi Nasional

|

GUGAH – Startup pengelolaan minyak jelantah asal Bandung, Better Life Indonesia, terus memperkuat pengembangan bisnis berbasis ekonomi hijau setelah mengikuti program inkubasi kewirausahaan nasional Entrepreneur Development for Youth (ENVOY) Batch 17. Program yang diinisiasi Mien R. Uno Foundation tersebut menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam memperkuat model bisnis sekaligus memperluas dampak sosial dan lingkungan.

Program inkubasi yang berlangsung sejak September 2025 hingga Mei 2026 itu diikuti 14 startup dari berbagai daerah di Indonesia. Selama program berlangsung, para peserta mendapatkan pendampingan untuk memperkuat kapasitas kewirausahaan, mulai dari pengembangan entrepreneurial mindset, penyusunan strategi bisnis, hingga membangun usaha yang berkelanjutan.

Founder Better Life Indonesia, Fajar Amali Kurniawan, mengatakan keikutsertaan dalam ENVOY menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan startup yang ia bangun sejak masih berstatus mahasiswa.

Baca Juga:  KPK Turun Gunung, Disdik Purwakarta Perketat Pengawasan SPMB 2026

Berbekal latar belakang sebagai mahasiswa perikanan, Fajar mulai menaruh perhatian pada persoalan limbah minyak jelantah yang kerap diabaikan masyarakat. Menurutnya, pembuangan minyak jelantah secara sembarangan berpotensi mencemari lingkungan, khususnya ekosistem perairan.

“Sebagai mahasiswa perikanan, saya melihat isu lingkungan bukan sesuatu yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Minyak jelantah sering dianggap limbah biasa, padahal jika tidak dikelola dengan baik bisa berdampak pada lingkungan. Dari situ saya merasa perlu ikut menghadirkan solusi yang dekat dengan masyarakat,” ujar Fajar.

Melalui Better Life Indonesia, Fajar bersama tim mengembangkan sistem pengelolaan minyak jelantah berbasis ekonomi sirkular. Kegiatannya meliputi edukasi kepada masyarakat, penyelenggaraan pelatihan dan workshop, pengumpulan minyak jelantah, hingga pengolahan limbah tersebut menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Baca Juga:  RAT KDMP Cibeureum 2025 Sahkan Laporan dan Tetapkan Program Kerja 2026, Anggota Tembus 1.016 Orang

Bagi Fajar, program ENVOY tidak hanya memberikan pendampingan bisnis, tetapi juga memperluas cara pandangnya dalam membangun perusahaan yang mampu bertahan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Masuk inkubasi ini tentu membuat saya senang, tetapi juga menghadirkan konsekuensi besar karena saya harus menunda beberapa rencana pribadi, termasuk kelulusan. Namun saya merasa perjalanan ini membuka peta baru yang lebih nyata tentang bagaimana membangun bisnis yang bertahan dan memberi manfaat,” katanya.

Selama mengikuti inkubasi, Better Life Indonesia berhasil memperkuat struktur organisasi, memperjelas arah pengembangan bisnis, serta meningkatkan stabilitas omzet bulanan. Pendampingan juga membantu tim memahami berbagai tantangan yang dihadapi startup, mulai dari keberlanjutan penjualan, penguatan sumber daya internal, hingga strategi ekspansi jangka panjang.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ungkap Punya Usaha Peternakan hingga Content Creator Saat Ikut Sensus Ekonomi 2026

Ke depan, Better Life Indonesia menargetkan pengembangan program percontohan (pilot project) pengumpulan minyak jelantah di berbagai daerah. Program tersebut akan melibatkan pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok ibu rumah tangga, sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi sirkular berbasis komunitas.

“Harapan kami sederhana, Better Life bisa tumbuh bersama masyarakat. Kami percaya perubahan lingkungan harus bisa menghadirkan manfaat ekonomi juga. Karena pada akhirnya, life better together,” tutup Fajar.

Saat ini, Better Life Indonesia telah berbadan hukum perseroan perorangan dan aktif mengembangkan berbagai program edukasi pengelolaan minyak jelantah melalui pelatihan, workshop, serta penguatan keterampilan masyarakat dalam mendukung ekonomi hijau dan pengelolaan limbah berkelanjutan.

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran