Warga Warungkiara Bersyukur Terima Program Bedah Rumah Kemenimipas

|

GUGAH – Warga penerima bantuan sosial program bedah rumah di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, menyambut gembira bantuan renovasi rumah dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Program tersebut membuat rumah yang sebelumnya tidak layak huni menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati.

Salah seorang penerima manfaat, Asep (46), mengaku kini dapat tinggal dengan lebih tenang bersama keluarganya. Sebelum direnovasi, rumahnya kerap bocor saat hujan dan dindingnya masih menggunakan bilik bambu.

“Alhamdulillah, sekarang hati rasanya tenang. Kami sekeluarga, termasuk anak, istri, dan orang tua, bisa tidur nyenyak tanpa was-was saat hujan datang. Dulu, kami harus bersiap sedia menampung bocoran, sekarang rumah sudah benar-benar layak huni,” ujar Asep.

Baca Juga:  Masalah Air Bersih dan Jalan Gelap Mengemuka dalam Reses Feri Sri Astrina

Asep yang sehari-hari berjualan bubur ayam mengatakan keinginannya memperbaiki rumah sudah lama ada, namun keterbatasan ekonomi membuat rencana itu belum terwujud.

“Niat untuk membahagiakan keluarga dengan rumah yang layak itu sudah ada sejak lama. Namun, memang belum ada rezekinya. Kebetulan sekali, dengan adanya program bedah rumah ini, alhamdulillah, ini sudah menjadi rezeki bagi kami,” tambahnya.

Baca Juga:  Oleh-oleh dari Prancis: Prabowo Bawa Pulang Kesepakatan Investasi Rp61,25 Triliun

Rasa syukur juga disampaikan Uci, penerima bantuan lainnya. Ia mengapresiasi program yang digagas Kemenimipas dan menyampaikan terima kasih kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

“Saya sangat berterima kasih atas renovasi rumah ini. Terima kasih banyak kepada Bapak Kementerian dan Lembaga Pemasyarakatan atas bantuannya,” ungkap Uci.

Perubahan serupa dirasakan Jefri. Sebelum direnovasi, rumahnya berdinding bilik dan tanah. Kini, rumah tersebut telah dilengkapi dua kamar tidur, dapur, dan kamar mandi di dalam rumah.

“Sekarang rumah saya sudah ada dua kamar, dapur, dan kamar mandi yang komplit. Dulu, kamar mandinya masih di luar rumah,” jelas Jefri.

Baca Juga:  Sentuh 21 Unit, Program Rutilahu ‘KOPI MASAL’ di Cibadak Sukabumi Kedepankan Semangat Gotong Royong

Selain Asep, Uci, dan Jefri, bantuan bedah rumah juga diterima Maryono dan Karta. Keduanya bahkan berkesempatan bertemu langsung dengan Menteri Agus Andrianto saat melakukan peninjauan ke lokasi.

Program bedah rumah Kemenimipas menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah. Selain menghadirkan hunian yang lebih layak, program ini juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran