GUGAH – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Purwakarta memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan dan tidak ada penghentian operasional secara permanen di wilayah Purwakarta.
Wakil Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Purwakarta, Gugun Gunarto, mengakui sempat terdapat beberapa dapur MBG yang menghentikan sementara aktivitasnya karena menunggu pencairan anggaran operasional dari pemerintah pusat.
Namun, menurut Gugun, kendala tersebut hanya bersifat sementara karena proses pencairan dana memang dilakukan secara bertahap.
“Untuk anggaran memang dari pusat pencairannya bertahap, mulai hari Jumat dan hari Senin. Mungkin yang belum cair akan dicairkan di hari selanjutnya,” kata Gugun saat dihubungi, Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan, keterlambatan pencairan dana sempat berdampak pada operasional sejumlah dapur MBG. Meski demikian, kondisi tersebut kini mulai teratasi.
“Memang ada beberapa yang berhenti operasional dulu karena belum cair. Cuma hari ini kemungkinan sudah cair semua,” ujarnya.
Gugun juga menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi lebih lanjut terkait isu pembekuan dapur MBG yang sempat beredar di tengah proses hukum yang menjerat sejumlah mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN).
“Mengenai itu belum ada informasi lagi, Pak,” katanya.
Sebelumnya, publik di Purwakarta dihebohkan dengan beredarnya surat pemberitahuan penghentian sementara operasional SPPG Babakansari, Kecamatan Plered. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa distribusi makanan dihentikan mulai 8 Juni 2026 hingga waktu yang belum ditentukan karena anggaran operasional dari BGN belum dicairkan.
Dapur SPPG Babakansari juga sempat menjadi sorotan karena disebut memiliki keterkaitan dengan salah satu mantan petinggi BGN yang kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi program MBG yang tengah diusut Kejaksaan Agung.
Selain itu, sebelumnya muncul informasi mengenai potensi pembekuan sejumlah dapur MBG di Purwakarta yang diduga memiliki afiliasi dengan mantan pejabat BGN tersebut. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari BGN maupun aparat penegak hukum terkait adanya kebijakan pembekuan dapur MBG di Kabupaten Purwakarta.
Dengan adanya klarifikasi dari pihak SPPG, penghentian operasional yang terjadi disebut lebih disebabkan persoalan teknis pencairan anggaran dan bukan karena adanya penghentian program secara permanen.
SPPG Purwakarta memastikan pelayanan program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi prioritas dan distribusi makanan kepada para penerima manfaat akan terus berjalan sebagaimana mestinya.***



Tinggalkan Balasan