Perkuat Militansi Kader, PC GP Ansor Kota Bekasi Gelar Evaluasi dan Penutupan Skolat Banser

|

GUGAH – melalui menggelar kegiatan Evaluasi dan Penutupan Skolat Banser di , Jatiasih, Kota Bekasi, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan kader pasca-kaderisasi agar lahir Banser yang semakin solid, militan, dan berkualitas.

Kegiatan dihadiri para Ketua PAC GP Ansor se-Kota Bekasi beserta Kasatkoryon, jajaran Skolat Banser, serta turut dihadiri pimpinan Yayasan Al-Marzukiyah, , selaku sohibul bait.

Dalam sesi pembinaan, peserta mendapatkan materi dari dan yang memberikan penguatan mengenai ideologi, kepemimpinan, serta arah pengembangan kader di tubuh GP Ansor.

Komandan Latihan (Danlat), M Junaedi SZ menjelaskan bahwa kegiatan evaluasi dan penutupan Skolat Banser dirancang menjadi tradisi yang dilaksanakan setelah proses kaderisasi. Menurutnya, beberapa waktu lalu PC GP Ansor Kota Bekasi telah menyelenggarakan Diklatsar Banser di Bekasi Selatan sehingga diperlukan ruang pembinaan lanjutan untuk menjaga semangat dan kualitas kader.

Baca Juga:  Samarkan Toko Kosmetik, Pengedar Obat Keras Daftar G di Kebon Bawang Diciduk

“Kegiatan ini rencananya akan menjadi tradisi pasca kaderisasi. Ke depan, kita juga akan mengundang para peserta yang telah lulus Diklatsar Banser. Ini merupakan bagian dari perawatan pasca kaderisasi dengan harapan Banser di Kota Bekasi semakin kompak, militan, dan kuat, baik secara kuantitas maupun kualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Tabroni menekankan pentingnya rasa percaya diri sebagai kader Ansor dan Banser yang memiliki sejarah panjang serta sanad organisasi yang jelas dalam perjalanan bangsa Indonesia. Namun, menurutnya, keyakinan tersebut harus dibuktikan melalui kapasitas diri yang terus berkembang.

Baca Juga:  Update Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM, Korban Tewas Bertambah Menjadi 18 Orang

“Kita harus yakin bahwa kita berada di jalan yang benar, baik secara beragama maupun berbangsa, karena organisasi ini lahir bahkan sebelum kemerdekaan dan memiliki sejarah panjang serta sanad yang jelas. Tetapi keyakinan itu harus dibuktikan dengan intelektual yang kuat, spiritual yang baik, serta kemandirian ekonomi yang terus dibangun melalui semangat belajar,” jelasnya.

Senada dengan itu, Muhammad Joefry mengajak seluruh kader untuk membangun budaya kerja kolektif di dalam organisasi. Ia menilai keberhasilan organisasi tidak dapat ditopang oleh segelintir orang, melainkan oleh keterlibatan seluruh kader dalam menjalankan peran masing-masing.

Baca Juga:  GP Ansor Kota Bekasi Dukung Penguatan Bank Sampah dari Dana RW Rp100 Juta, Desak Sanksi Tegas Oknum RW Nakal

“Sudah saatnya kita bekerja bersama-sama, bukan sekadar kerja sama. Ini organisasi, sehingga semua harus bergerak dan mengambil bagian. Ketika semua bekerja bersama-sama dan terus belajar, maka ke depan akan lahir pemimpin-pemimpin yang baik dan hebat dari GP Ansor,” katanya.

Melalui kegiatan evaluasi dan penutupan Skolat Banser ini, PC GP Ansor Kota Bekasi berharap proses kaderisasi tidak berhenti pada pelaksanaan Diklatsar semata, tetapi berlanjut melalui pembinaan yang berkesinambungan. Dengan demikian, Banser di Kota Bekasi diharapkan semakin solid, memiliki kapasitas intelektual dan spiritual yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi, masyarakat, dan bangsa.***

Avatar Egi

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran