PANGANDARAN – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pangandaran telah melaksanakan Rapat Pimpinan Cabang (RAPIMCAB) pada hari Minggu, 17 Mei 2026 bertempat di Gedung Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pangandaran.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan pandangan organisasi, sekaligus mematangkan berbagai persiapan teknis maupun materiil menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) yang akan datang.
RAPIMCAB dihadiri oleh kurang lebih 50 orang peserta, yang terdiri dari jajaran pengurus Pimpinan Cabang serta perwakilan dari 11 Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pangandaran. Wilayah yang diwakili dalam pertemuan tersebut meliputi PAC Cigugur, Cijulang, Cimerak, Kalipucang, Karangkamiri, Langkaplancar, Mangunjaya, Padaherang, Pangandaran, Parigi, hingga Sidamulih.
Ketua Pimpinan Cabang IPNU Pangandaran, Abdul Muin, dalam sambutan pembukaannya menegaskan bahwa kelangsungan dan kekuatan sebuah organisasi sangat bergantung pada adanya komunikasi yang terus-menerus dan berkesinambungan di antara seluruh elemen pengurus.
Menurutnya, menjaga kekompakan kader serta mempererat koordinasi antar tingkatan kepengurusan menjadi hal mutlak yang harus terus diperkuat, terlebih di tengah pesatnya dinamika perubahan sosial dan tantangan kehidupan berbangsa.
“Kontinuitas komunikasi merupakan urusan yang sangat mendasar dalam tubuh organisasi. Apabila komunikasi antar sesama pengurus berjalan dengan baik, lancar, dan terjaga, maka organisasi akan senantiasa kokoh dan memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman yang terus berkembang,” kata Abdul Muin.
Selain membahas hal-hal teknis persiapan menuju Konfercab, agenda utama dalam forum RAPIMCAB ini juga difokuskan pada evaluasi menyeluruh terhadap kondisi organisasi di tingkat kecamatan.
Setiap perwakilan PAC diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk memaparkan laporan mengenai perkembangan organisasi, pelaksanaan program kerja yang telah disusun, hingga memaparkan berbagai kendala dan hambatan nyata yang dihadapi di lapangan.
Abdul Muin menambahkan, kegiatan evaluasi ini dilakukan dengan tujuan untuk memetakan secara rinci tingkat kesiapan administrasi serta keberlangsungan proses kaderisasi di masing-masing wilayah. Ia berharap agar seluruh PAC mampu menjaga ritme dan irama gerak organisasi agar senantiasa tetap aktif, dinamis, serta berjalan pada arah dan tujuan yang benar.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan (Pakis) Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, H. Abdul Gani, S.Ag., yang hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi dan ketekunan IPNU serta IPPNU dalam melaksanakan tugas mulia pembinaan karakter generasi muda Nahdliyin.
Menurut pandangannya, organisasi pelajar seperti IPNU dan IPPNU memiliki kedudukan yang sangat strategis dan vital dalam membentuk akhlak serta karakter pelajar, khususnya di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi dunia maya yang pengendaliannya semakin sulit dilakukan.
“IPNU dan IPPNU harus mampu hadir dan tampil menjadi benteng pertahanan bagi para pelajar, agar mereka senantiasa tetap teguh memegang nilai-nilai keagamaan, menjunjung tinggi akhlak mulia, serta memiliki semangat belajar yang tak pernah padam di tengah derasnya arus perkembangan informasi yang bergerak begitu cepat,” ujar Abdul Gani.
Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Deni Paslah, menyampaikan bahwa RAPIMCAB bukan sekadar agenda seremonial atau pertemuan rutin belaka, melainkan menjadi wadah utama bagi penguatan tali silaturahmi, penyamaan visi, serta penyatuan langkah bagi seluruh kader IPNU dan IPPNU di wilayah Kabupaten Pangandaran.
Ia berharap, hasil dan kesepakatan yang diperoleh melalui forum RAPIMCAB ini dapat mendorong seluruh Pimpinan Anak Cabang menjadi lebih matang dan siap dalam menyongsong pelaksanaan Konfercab, serta semakin meningkatkan aktivitas dan peran nyata organisasi di lingkungan masing-masing kecamatan.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Pangandaran menargetkan agar penguatan tata kelola administrasi organisasi serta sistem kaderisasi dapat berjalan semakin optimal, demi menjamin keberlangsungan hidup dan perjuangan organisasi secara berkelanjutan demi kepentingan umat, bangsa, dan negara.*



Tinggalkan Balasan