PAMEKASAN – Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf memberikan mauidzah hasanah dalam rangkaian pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan yang dilaksanakan pada Sabtu (16/5/2026) di Pondok Pesantren Matsaratul Huda, Panempan.
Dalam kesempatan tersebut pria yang akrab disapa Gus Yahya itu mengingatkan para Pengurus PCNU Pamekasan mengenai hakikat di balik berbagai kesulitan hidup, fitnah, dan musibah yang kerap melanda masyarakat di era modern saat ini.
Gus Yahya mengutip sebuah catatan (nasrah) bersejarah dari tahun 1335 Hijriah atau yang ditulis Syech Hasyim Asy’ari, maknanya masih sangat relevan dengan realitas sosial saat ini.
“Innal fitana wal masha’ib… sesungguhnya berbagai macam fitnah, berbagai macam musibah, termasuk rasa sumpek dan rasa sempit yang dirasakan banyak orang hari ini, semuanya itu adalah cobaan dan ujian,” paparnya di hadapan para pengurus dan jamaah yang hadir.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui berbagai dinamika kesulitan tersebut, Allah SWT sedang menguji hati hamba-hamba-Nya yang beriman.
Ujian hidup bukan semata-mata penderitaan tanpa makna, melainkan sebuah medium pembuktian spiritual.
“Ujian ini diberikan agar tampak dan menjadi kelihatan, siapa di antara orang-orang itu yang benar-benar jujur dalam pengakuan imannya, dan siapa di antara mereka yang dusta,” tegasnya.
Acara pelantikan PCNU Pemekasan berjalan khidmat dengan dihadiri para Pengurus, Pimpinan Banom NU se-Pemekasan.***
Acara pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh jajaran pengurus PCNU Pamekasan yang baru untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan bimbingan keagamaan yang menyejukkan, serta membantu umat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman dengan fondasi iman yang kokoh.***



Tinggalkan Balasan