Tragedi Horor Kereta Barang vs Bus di Bangkok Telan Puluhan Korban

BANGKOK – Tabrakan maut di jalan raya kembali mengguncang jantung kota Bangkok, Thailand, setelah sebuah kecelakaan transportasi massal meletus dengan sangat mengerikan.

Tabrakan adu banteng antara kereta api barang dan sebuah bus penumpang sukses merenggut sedikitnya delapan nyawa manusia sekaligus pada Sabtu (16/5/2026).

Insiden berdarah di akhir pekan ini juga mengakibatkan sedikitnya 35 orang lainnya mengalami luka-luka dan trauma berat.

Melansir laporan resmi kantor berita AFP, aparat kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran setempat langsung bergerak cepat menutup total lokasi kejadian.

Baca Juga:  Trump Ancam Iran Bakal Hadapi Situasi Sangat Buruk Jika Negosiasi Nuklir Berakhir Buntu

Petugas penyelamat terpaksa mengevakuasi paksa para pejalan kaki dari persimpangan pusat kota yang biasanya padat oleh puluhan ribu kendaraan.

Pihak otoritas medis mengerahkan belasan armada ambulans demi melarikan para korban selamat ke rumah sakit terdekat secepat mungkin.

“Delapan orang tewas and 35 lainnya terluka,” kata kepala polisi Bangkok, Urumporn Koondejsumrit, kepada jurnalis AFP secara resmi.

Rekaman video amatir di media sosial memperlihatkan detik-detik mencekam saat lokomotif melaju dengan kecepatan sedang menghantam lambung bus.

Benturan keras tersebut langsung memicu ledakan hebat hingga kobaran api raksasa seketika melahap seluruh badan bus tersebut.

Baca Juga:  KBRI Tunis Angkat Pemikiran Gus Dur di Pameran Buku Internasional Tunisia

“Api sudah padam dan kami sedang berusaha mengeluarkan jenazah,” kata Urumporn menambahkan detail evakuasi yang berjalan dramatis.

Saksi mata di lokasi kejadian menggambarkan betapa cepatnya amukan si jago merah mengurung para penumpang di dalam bus.

“Saya tidak berani menoleh ke belakang untuk melihat apakah ada korban,” kata seorang saksi mata yang sedang menggendong putrinya kepada stasiun penyiaran publik Thai PBS.

Merespons tragedi nasional ini, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul langsung mengeluarkan instruksi tegas dari meja kerjanya di istana.

Baca Juga:  Israel Tahan Dua Aktivis Kemanusiaan GSF, Spanyol dan Brazil Protes Keras

PM Anutin memerintahkan tim investigasi gabungan untuk membongkar tuntas penyebab utama di balik kelalaian perlintasan sebidang maut tersebut.

Negeri Gajah Putih memang terkenal sering mencatatkan rekor buruk kasus kecelakaan transportasi fatal berskala internasional setiap tahunnya.

Jalanan Thailand kerap menduduki peringkat teratas dalam daftar jalur paling mematikan di dunia akibat buruknya kedisiplinan mengemudi.

Faktor kecepatan tinggi, budaya menyetir dalam keadaan mabuk, serta lemahnya penegakan hukum dituding menjadi biang kerok utama.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran