Stafsus Kemenag Gugun Gumilar Bagikan Pengalaman Belajar Teologi Kristen Melalui Teori ‘Passing Over and Comes Back’

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Kemenag) Gugun Gumilar, membagikan kisah inspiratifnya saat menempuh studi di Amerika Serikat dan Irlandia. Di hadapan audiens, ia menceritakan bagaimana dirinya mendalami teologi Kristen dan kepemimpinan pastoral tanpa harus kehilangan identitasnya sebagai seorang Muslim.

Gugun menjelaskan bahwa selama belajar di luar negeri, ia menerapkan sebuah teori dialog antariman yang dikenal dengan istilah “Passing Over and Comes Back”.

Baca Juga:  Stafsus Menag Apresiasi Paskah Nasional 2026: Memperkokoh Harmoni dan Keberagaman

“Apa itu artinya? Saya menyelami agama Kristen, dialog Kristen, tanpa melepaskan tradisi agama saya. Dan comes back as a true Muslim, saya kembali sebagai seorang Muslim sejati,” ujar Gugun dalam keterangannya yang diterima Gugah.co pada Sabtu (16/5/2026).

Selama menempuh studi pascasarjana hingga jenjang S3 di seminari, Gugun mengaku mempelajari berbagai topik sensitif dan mendalam, termasuk mengenai kepemimpinan pastoral, konsep ketuhanan Yesus, hingga mendalami kitab Injil.

Baca Juga:  Baznas Depok Salurkan Bantuan untuk Palestina: Bukti Peduli Kemanusiaan

Meski bergelut langsung dengan literatur dan lingkungan akademik Kristen, Gugun menegaskan bahwa proses tersebut justru memperkuat keimanannya terhadap Islam dan memperluas cakrawala berpikirnya dalam mengamalkan nilai-nilai kebaikan.

“Alhamdulillah saya menjadi seorang Muslim yang baik dan bisa mengamalkan ajaran-ajaran Al-Qur’an dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Pendekatan “Passing Over and Comes Back” yang disampaikan oleh Gugun Gumilar ini mencerminkan pentingnya dialog antariman yang sehat. Di mana seseorang dapat memahami, menghormati, dan mempelajari keyakinan orang lain secara mendalam, namun tetap kembali dengan komitmen dan keteguhan iman pada agamanya sendiri untuk diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.***

Baca Juga:  Terlibat Promosi Haji Ilegal, Tiga WNI Ditangkap Kepolisian Arab Saudi, Dua Di antaranya Tenaga Pendukung PPIH

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran