Spanyol Pastikan Israel Akan Bebaskan Aktivis GSF Saif Abukeshek

MADRID – Pemerintah Spanyol mengumumkan bahwa otoritas Israel akan segera membebaskan seorang warga negara Spanyol keturunan Palestina, Saif Abukeshek, yang sebelumnya ditahan setelah mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza.

Kepastian itu disampaikan Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, pada Sabtu (9/5/2026). Ia menyebut pembebasan Saif diperkirakan akan dilakukan dalam beberapa jam ke depan setelah adanya komunikasi intensif antara pemerintah Spanyol dan pihak Israel.

“Ini adalah kabar yang sangat membahagiakan. Kami sedang bekerja agar setelah dibebaskan, ia dapat segera kembali ke Spanyol dan berkumpul kembali bersama keluarganya,” ujar Albares kepada media lokal.

Baca Juga:  Jadwal Lengkap MotoGP Prancis: Menanti Dominasi di Sirkuit Le Mans

Saif Abukeshek ditahan oleh aparat Israel usai mengikuti pelayaran kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla, sebuah koalisi internasional yang mengirim bantuan untuk warga Palestina di Gaza. Ia ditangkap bersama aktivis asal Brasil, Thiago Ávila, ketika kapal misi mereka dicegat di perairan internasional dekat Pulau Kreta, Yunani.

Penahanan tersebut memicu kecaman dari berbagai organisasi hak asasi manusia dan kelompok solidaritas internasional. Pemerintah Spanyol sebelumnya juga menilai tindakan penangkapan di wilayah perairan internasional itu sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional.

Baca Juga:  Israel Perpanjang Penahanan Aktivis GSF, Saif dan Thiogo Balas dengan Mogok Makan dan Minum

Dalam keterangannya, Albares menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan bukti yang mengaitkan Saif dengan kelompok Hamas, sebagaimana tuduhan yang sempat dilontarkan pihak Israel.

Selama masa penahanan, tim hukum dan sejumlah aktivis internasional menyebut Saif bersama Thiago Ávila melakukan aksi mogok makan sebagai bentuk protes terhadap penahanan tanpa dakwaan resmi. Mereka juga melaporkan adanya dugaan perlakuan tidak manusiawi selama berada dalam tahanan Israel.

Baca Juga:  Israel Tahan Dua Aktivis Kemanusiaan GSF, Spanyol dan Brazil Protes Keras

Kasus ini menjadi perhatian luas di tengah meningkatnya sorotan internasional terhadap operasi Israel terhadap misi-misi kemanusiaan yang berupaya menembus blokade Gaza. Sejumlah negara dan organisasi sipil mendesak adanya perlindungan hukum internasional bagi relawan kemanusiaan yang beroperasi di perairan internasional.

Global Sumud Flotilla sendiri sebelumnya menyatakan akan terus melanjutkan misi solidaritas kemanusiaan untuk Gaza melalui jalur laut maupun darat, meski menghadapi berbagai ancaman dan penahanan terhadap para aktivisnya.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *