GUGAH — Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Addin Jauharudin, menjenguk mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026) malam. Addin datang bersama sejumlah pengurus GP Ansor untuk memberikan dukungan moral kepada Gus Yaqut yang tengah menjalani proses persidangan.
Addin mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi Gus Yaqut sekaligus memberikan semangat agar tetap sehat dan kuat menghadapi proses hukum.
“Alhamdulillah, saya bersama beberapa pengurus hadir menjenguk sahabat, saudara, sekaligus senior kami, Gus Yaqut Cholil Qoumas. Beliau dalam keadaan sehat, bugar, dan kami berdialog banyak hal,” kata Addin.
Ia menegaskan, kehadiran GP Ansor bukan untuk mengintervensi proses hukum, melainkan sebagai bentuk dukungan moral.
“Kedatangan kami bukan berarti untuk mengintervensi, tetapi memberikan dukungan moral,” ujarnya.
Menurut Addin, GP Ansor berharap Gus Yaqut memperoleh keadilan dalam persidangan yang sedang berlangsung. Selain dukungan secara langsung, ia mengajak seluruh kader untuk mendoakan agar proses hukum berjalan lancar.
“Doa kita cuma satu, mudah-mudahan dari semua proses yang ada ini beliau mendapatkan keadilan. Yang terpenting beliau tetap sehat secara fisik dan kuat secara spiritual sehingga dapat menjalani persidangan dengan baik,” katanya.
Addin juga mengungkapkan bahwa sejak awal pihaknya telah meminta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor untuk memberikan pendampingan sesuai kebutuhan.
“Silakan teman-teman LBH berkoordinasi untuk membantu beliau, kemudian sahabat-sahabat yang lain mendoakan agar beliau dimudahkan,” ujarnya.
Pesan Gus Yaqut untuk Kader
Addin bertemu Gus Yaqut di ruang tunggu pengadilan saat jeda persidangan. Pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam itu, menurut Addin, juga diisi dengan pesan dari Gus Yaqut kepada seluruh kader GP Ansor.
Ia mengatakan, Gus Yaqut meminta kader tetap memperkuat khidmat atau pengabdian, menjaga soliditas organisasi, serta terus hadir membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah.
“Intinya khidmat harus diperkuat dan dijaga. Pengurusan harus tetap solid karena situasi ekonomi juga sedang sulit. Kader harus terus berkreasi, membantu masyarakat, dan memastikan organisasi tetap berjalan,” ujar Addin mengutip pesan Gus Yaqut.
Menurut Addin, pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh kader GP Ansor untuk terus menjaga semangat pengabdian dan memastikan organisasi tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.***





Tinggalkan Balasan