GUGAH – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhary Cianjur sukses menyelenggarakan Latihan Kader I (LK I) Batch 3 pada 23–25 Oktober 2026 di Kampung Budaya Wisata Pandan Wangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan yang diikuti sebanyak 48 peserta tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat regenerasi kepemimpinan mahasiswa melalui proses kaderisasi yang berorientasi pada pembentukan karakter, pengembangan intelektualitas, serta penanaman nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Sebagai jenjang awal perkaderan formal HMI, LK I tidak hanya menjadi sarana pengenalan organisasi, tetapi juga ruang pembentukan kesadaran kritis, penguatan integritas, dan penumbuhan tanggung jawab mahasiswa terhadap berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan.
Ketua Pelaksana, Azfar Kamaludin, menyampaikan bahwa pelaksanaan LK I Batch 3 diharapkan menjadi titik awal bagi peserta untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan berproses dalam organisasi.
“LK I bukan sekadar kegiatan formal organisasi, melainkan langkah awal membangun kesadaran, membentuk karakter, dan menumbuhkan tanggung jawab mahasiswa terhadap umat dan bangsa. Kami berharap 48 peserta ini terus berproses, mengembangkan kapasitas diri, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkap Azfar.
Sementara itu, Ketua Komisariat HMI IAI Al-Azhary Cianjur, Muhamad Hamdani, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus mempersiapkan generasi kepemimpinan mahasiswa yang berintegritas dan memiliki kepekaan sosial.
“Kami berharap kader HMI tidak hanya mengenal organisasi, tetapi juga memiliki integritas, pemikiran kritis, dan semangat pengabdian. Kader harus mampu membuktikan keberadaannya melalui gagasan, tindakan, dan manfaat nyata bagi umat dan bangsa,” tegas Hamdani.
Menurutnya, keberhasilan kaderisasi tidak semata-mata diukur dari terselenggaranya kegiatan formal, tetapi juga dari kemampuan kader dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan dalam kehidupan organisasi maupun masyarakat.
Pelaksanaan LK I Batch 3 di Kampung Budaya Wisata Pandan Wangi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan suasana pembelajaran yang mendukung pengembangan wawasan, kedisiplinan, solidaritas, serta kesadaran akan pentingnya tanggung jawab sosial mahasiswa.
Setelah berlangsung selama tiga hari, kegiatan tersebut resmi berakhir pada Minggu, 25 Oktober 2026. Momentum penutupan menjadi awal bagi para peserta untuk melanjutkan proses pembelajaran, memperkuat kapasitas intelektual, serta mengambil peran aktif dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, HMI Komisariat IAI Al-Azhary Cianjur menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keberlanjutan kaderisasi dalam melahirkan generasi mahasiswa yang berkarakter, kritis, berintegritas, serta memiliki semangat pengabdian kepada umat dan bangsa.
Sebab, proses kaderisasi tidak berhenti ketika forum pelatihan berakhir. Nilai-nilai perjuangan, tradisi intelektual, dan tanggung jawab pengabdian justru harus terus tumbuh dalam perjalanan setiap kader.***





Tinggalkan Balasan