GUGAH – Idham Kholid terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Garut masa khidmat 2026–2031 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-15 yang digelar di Gedung PCNU Kabupaten Garut, Minggu (25/10/2026). Ia dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan H. Rd. Abdullah Badar setelah menjadi satu-satunya calon yang mendaftar dalam proses pencalonan ketua.
Konfercab tersebut menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat cabang untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan sekaligus menentukan arah gerakan dan kaderisasi pada periode berikutnya. Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor se-Kabupaten Garut, serta dihadiri jajaran PCNU Garut, PW GP Ansor Jawa Barat, PP GP Ansor, Bupati Garut, KNPI, para kepala dinas, dan perwakilan lembaga, badan otonom, serta unsur lainnya.

Idham Kholid Jadi Calon Tunggal
Dalam proses pendaftaran calon Ketua PC GP Ansor Garut, Idham Kholid tercatat sebagai satu-satunya kandidat yang mendaftar. Kondisi tersebut mengantarkannya terpilih secara aklamasi dalam Konfercab ke-15 untuk memimpin organisasi pada masa khidmat 2026–2030.
Terpilihnya Idham sekaligus menandai pergantian kepemimpinan dari H. Rd. Abdullah Badar yang telah mengakhiri masa jabatannya. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan program organisasi sekaligus memperkuat kaderisasi GP Ansor di Kabupaten Garut.
Perwakilan PP GP Ansor, H. Johan J. Anwari atau yang akrab disapa Bang Jo, menegaskan bahwa Konfercab harus berlangsung dalam suasana riang gembira. Ia berharap proses pergantian kepemimpinan tetap menjaga persaudaraan dan tidak meninggalkan konflik antarkader.
“Jadi pemilihan secara aklamasi atau melalui musyawarah harus menjadi tradisi,” paparnya.
Bang Jo juga menyampaikan bahwa setiap calon memiliki potensi dan kualitas masing-masing. Karena itu, ia mendorong kader untuk mengutamakan kebersamaan dan menjaga hubungan baik dalam setiap proses pergantian kepemimpinan.
“Semua calon itu baik, tapi kami berharap tetap melalui proses musyawarah, tidak perlu voting-votingan,” katanya.
Ia berharap seluruh kader, mulai dari tingkat cabang hingga ranting, tetap berada dalam satu barisan untuk melanjutkan program dan pengabdian organisasi.
Idham Kholid Siapkan Kelanjutan Program Kaderisasi
Ketua PC GP Ansor Garut terpilih, Idham Kholid, menyampaikan bahwa GP Ansor memiliki peran strategis sebagai ruang kaderisasi generasi muda Nahdlatul Ulama. Organisasi ini menjadi tempat menempa kader agar mampu meneruskan perjuangan para ulama sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat sesuai perkembangan zaman.
Idham menegaskan bahwa amanah kepemimpinan yang diterimanya akan dijalankan dengan penuh keikhlasan. Ia juga berkomitmen melanjutkan berbagai program yang telah dirintis kepengurusan sebelumnya, sembari mengevaluasi kegiatan yang belum berjalan secara optimal.
“Karena banyak program kaderisasi yang telah dijalankan selama memimpin, namun masih banyak pula yang belum optimal,” ungkap Idham.
Menurutnya, penguatan kaderisasi menjadi salah satu pekerjaan yang perlu mendapat perhatian dalam kepengurusan periode 2026–2030. Keberlanjutan program diharapkan tidak hanya berorientasi pada jumlah kader, tetapi juga pada kualitas, kapasitas kepemimpinan, serta kemampuan kader menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.
Idham juga mengingatkan bahwa Ansor merupakan kawah candradimuka bagi kaderisasi generasi muda NU. Karena itu, organisasi harus terus bergerak, beradaptasi, dan berkembang mengikuti perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama.
“Sehingga, Ansor harus terus maju dan berkembang seiring perkembangan zaman,” pungkasnya.
Awal Kepemimpinan Baru GP Ansor Garut
Pelaksanaan Konfercab ke-15 PC GP Ansor Garut berlangsung lancar, aman, dan dalam suasana riang gembira. Terpilihnya Idham Kholid secara aklamasi menjadi awal kepemimpinan baru yang diharapkan mampu mempertahankan capaian sebelumnya sekaligus menyempurnakan program yang masih membutuhkan penguatan.
Konsolidasi antara pengurus cabang, PAC, dan ranting menjadi bagian penting untuk memastikan gerakan Ansor tetap aktif hingga tingkat bawah. Dengan demikian, kepengurusan baru diharapkan mampu memperluas manfaat kaderisasi dan memperkuat kontribusi kader bagi masyarakat.
Melalui kepemimpinan Idham Kholid untuk masa khidmat 2026–2031, GP Ansor Garut diharapkan terus memperkuat kaderisasi dan melanjutkan khidmat kepada Nahdlatul Ulama, bangsa, serta masyarakat.***





Tinggalkan Balasan