GUGAH – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong pelaksanaan Program Sapa Bedas di lingkungan sekolah sebagai upaya mempererat hubungan antara siswa, guru, dan kepala sekolah. Menurutnya, komunikasi yang lebih dekat dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman sekaligus mencegah perundungan (bullying).
Dadang Supriatna mengatakan kedekatan antarsivitas sekolah penting untuk membangun rasa saling mengenal dan kekeluargaan.
“Apabila sudah saling dekat mengenal, maka akan tumbuh rasa kecintaan dan kekeluargaan. Tidak akan terjadi lagi bullying,” ujar Dadang, Minggu (18/10/2026).
Selain mendorong penguatan hubungan di lingkungan sekolah, Dadang juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas pendidikan yang telah direvitalisasi. Menurutnya, sarana yang nyaman perlu diimbangi dengan pemeliharaan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Dengan tempat yang nyaman, dengan fasilitas yang nyaman, akan tumbuh semangat belajar. Tapi pemeliharaan ini penting,” katanya.
Perwakilan siswa SMP Negeri 2 Cicalengka, Neisa Nur Azqiya (15), mengaku revitalisasi sekolah membuat proses belajar menjadi lebih nyaman dibandingkan sebelumnya.
Ia mengatakan kondisi bangunan sekolah yang telah diperbaiki serta dukungan pembelajaran digital memberikan semangat baru bagi para siswa.
“Sekarang kami semua bisa belajar lebih nyaman dan semangat dengan pembelajaran interaktif digital. Sebelumnya, saya merasa kurang nyaman karena ada beberapa bangunan yang bisa membahayakan. Setelah revitalisasi, saya sangat bahagia dan lebih semangat untuk belajar,” ujar Neisa.
Neisa berharap fasilitas yang lebih baik dapat mendukung siswa meraih prestasi dan cita-cita di masa depan.
Pemkab Bandung menyatakan akan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan sarana belajar yang layak serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Bandung.***





Tinggalkan Balasan