GUGAH – Setelah menelan kekalahan telak 4-0 dari Adhyaksa Bekasi FC di Stadion Patriot Bekasi, PSGC Ciamis dituntut bangkit dan tidak boleh kembali menelan kekalahan saat menjamu PSIS Semarang.
Ketua Balad Galuh, Gozin Dian Wardana, menegaskan hal tersebut menjelang laga PSGC Ciamis kontra PSIS Semarang yang akan digelar di Stadion Galuh, Sabtu (17/10).
Menurut Gozin, teriakan kritik yang disampaikan suporter Balad Galuh saat pertandingan melawan Adhyaksa Bekasi FC bukanlah bentuk kebencian, melainkan wujud kepedulian agar tim segera berbenah.
“Kami keras karena sayang kepada tim ini dan ingin PSGC menang. Jangan bermental tempe, baik pelatih maupun pemain,” kata Gozin, Kamis (15/10).
Ia menilai pertandingan melawan PSIS Semarang merupakan laga krusial karena dimainkan di kandang sendiri. Sebelumnya, PSGC sudah sekali menelan kekalahan di kandang saat menghadapi Semen Padang, meski mendapat dukungan penuh dari para suporter.
“Kalau nanti PSGC kalah lagi, harus ada yang out, terutama di jajaran pelatih. Ingat, di Liga 2 ini sudah ada dua pelatih yang dipecat,” tegasnya.
Sementara itu, antusiasme suporter terhadap laga PSGC melawan PSIS Semarang tetap tinggi. Berdasarkan pantauan, seluruh tiket pertandingan telah ludes terjual sejak Rabu (14/10), meski harga tiket mengalami kenaikan.***





Tinggalkan Balasan