GUGAH – Kesiapan venue menjadi salah satu pekerjaan penting menjelang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat 2026. Bukan sekadar memastikan lapangan tersedia, fasilitas pertandingan juga harus memenuhi standar keamanan, kenyamanan, dan kebutuhan teknis atlet.
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomaius Untung, menegaskan pentingnya kesiapan tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Lapang Cigugur Sport Center Tadjimalela, Kabupaten Sumedang, Senin (12/10/2026).
Peninjauan itu merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana olahraga yang akan digunakan dalam penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026.
“Melalui kunjungan kerja ini, kami ingin melihat secara langsung sejauh mana kesiapan venue yang akan digunakan untuk PORPROV XV Jawa Barat Tahun 2026. Kami berharap seluruh fasilitas yang dipersiapkan benar-benar memenuhi kebutuhan pelaksanaan pertandingan,” ujar Yomaius Untung.
Menurut Yomaius, kesiapan venue tidak cukup diukur dari kondisi fisik lapangan. Kelengkapan fasilitas pendukung, keamanan, kenyamanan atlet, hingga aspek teknis pertandingan juga perlu dipastikan sebelum kompetisi berlangsung.
Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, dan pihak penyelenggara dinilai penting agar kebutuhan pertandingan dapat dipenuhi secara optimal.
“Kami berharap segala kekurangan yang masih ditemukan dalam proses persiapan dapat segera ditindaklanjuti. Jangan sampai ada kendala teknis yang menghambat pelaksanaan pertandingan nantinya,” tambahnya.
Porprov bukan hanya ajang persaingan antarkabupaten dan kota. Kompetisi olahraga tingkat provinsi ini juga menjadi ruang untuk mengukur hasil pembinaan atlet sekaligus mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah.
Kualitas venue turut menentukan pengalaman atlet selama bertanding. Fasilitas yang memadai diharapkan dapat menunjang jalannya kompetisi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan olahraga di Jawa Barat.
Komisi V DPRD Jawa Barat berharap Kabupaten Sumedang dapat menuntaskan berbagai kebutuhan venue sebelum pertandingan dimulai. DPRD juga menyatakan akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kesiapan fasilitas dan dukungan penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026.
Namun, keberhasilan persiapan tidak cukup diukur dari kunjungan dan pemantauan. Kesiapan sesungguhnya akan terlihat dari terpenuhinya kebutuhan pertandingan serta kemampuan penyelenggara memastikan kompetisi berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar.***





Tinggalkan Balasan