GUGAH – Menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) GP Ansor Kota Depok dan Hari Santri Nasional 2026, Majelis Dzikir & Sholawat Rijalul Ansor Kota Depok menggelar Sholawat Burdah di Masjid Baitul Kamal, Balai Kota Depok, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang bagi kader untuk memperkuat spiritualitas sekaligus menjaga ukhuwah di tengah agenda konsolidasi organisasi.
Sholawat Burdah dipilih sebagai bagian dari ikhtiar Rijalul Ansor mempertahankan tradisi keagamaan yang lekat dengan kultur Nahdlatul Ulama. Lantunan sholawat dan dzikir menjadi sarana untuk meneguhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
Momentum tersebut berlangsung menjelang Konfercab GP Ansor Kota Depok. Forum organisasi itu nantinya menjadi ruang konsolidasi dan refleksi kader untuk menentukan arah kepengurusan serta keberlanjutan gerakan Ansor di tingkat cabang.
Di saat yang sama, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Santri Nasional 2026. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali kontribusi santri dan pesantren dalam perjalanan bangsa sekaligus memperkuat peran santri menghadapi berbagai tantangan zaman.
Rijalul Ansor menempatkan spiritualitas sebagai salah satu bagian penting dalam kehidupan organisasi. Konsolidasi kader tidak hanya dibangun melalui agenda struktural, tetapi juga melalui kedekatan dengan Allah SWT, Rasulullah SAW, ulama, serta tradisi keilmuan dan keislaman.
Bagi kader Ansor, Sholawat Burdah menjadi pengingat bahwa gerakan kepemudaan dan organisasi tidak hanya membutuhkan kekuatan struktur, tetapi juga fondasi spiritual.
Dengan dzikir, sholawat, dan kebersamaan, Rijalul Ansor Kota Depok berharap kader tetap memiliki keseimbangan antara aktivitas organisasi, pengabdian sosial, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.



Tinggalkan Balasan