IPNU-IPPNU Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi, Dorong Tata Kelola Organisasi Lebih Terintegrasi

|

GUGAH — Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tasikmalaya mulai menggeser pola kerja organisasi dari sistem manual menuju digital.

Langkah itu ditandai dengan peluncuran aplikasi organisasi yang digelar di Gedung PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (6/9/2026). Aplikasi tersebut dirancang untuk membantu pengelolaan data, administrasi, komunikasi, hingga koordinasi organisasi di berbagai tingkatan kepengurusan.

Peluncuran ini dihadiri perwakilan pimpinan IPNU-IPPNU se-Kabupaten Tasikmalaya, Majelis Alumni, Anggota DPRD Jawa Barat, serta perancang aplikasi, Diyaz Najib, yang juga merupakan bagian dari Majelis Alumni IPNU.

Bagi PC IPNU-IPPNU Kabupaten Tasikmalaya, digitalisasi bukan sekadar mengikuti tren teknologi. Lebih jauh, aplikasi tersebut diproyeksikan menjadi instrumen untuk membenahi tata kelola organisasi yang selama ini masih menghadapi persoalan pengumpulan data dan administrasi yang tersebar.

Baca Juga:  Getarkan Ribuan Hadirin di Sindangkerta, Ketua FKDT Tasikmalaya Soroti Nasib Guru Diniyah

Aplikasi ini nantinya dapat dimanfaatkan mulai dari tingkat Pimpinan Cabang (PC), Pimpinan Anak Cabang (PAC), Pimpinan Komisariat (PK), hingga Pimpinan Ranting (PR).

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai fungsi aplikasi melalui video peluncuran. Sistem ini diharapkan dapat membuat alur informasi dan administrasi dari tingkat bawah hingga Pimpinan Cabang menjadi lebih cepat, tertata, dan mudah dipantau.

Ketua Majelis Alumni IPNU, H. Haris Sanjaya, menilai transformasi digital perlu menjadi bagian dari gerak organisasi pelajar NU.

“IPNU-IPPNU harus mampu responsif terhadap perkembangan zaman. Sekarang sudah zamannya teknologi dan digitalisasi. IPNU-IPPNU jangan hanya jadi penikmat, tetapi juga pengembang,” ujar Haris.

Baca Juga:  Kader IPNU MTs Sukasari Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Nasional 2026

Ketua PC IPNU Kabupaten Tasikmalaya, Gigin Muharom, mengatakan aplikasi tersebut diharapkan menjadi solusi atas persoalan manajemen organisasi, terutama dalam pengelolaan data.

“Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi jawaban atas berbagai permasalahan dalam manajemen organisasi di IPNU-IPPNU. Yang sebelumnya sulit mengumpulkan data-data dengan rapi, sekarang dapat tersusun dengan mudah dan rapi dalam sebuah platform aplikasi modern,” kata Gigin.

Senada, Ketua PC IPPNU Kabupaten Tasikmalaya, Novi Vitriani, menyebut digitalisasi sebagai bagian dari upaya organisasi beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Hadirnya aplikasi ini adalah bentuk ikhtiar IPNU-IPPNU untuk menjawab tantangan zaman, beralih dari sistem manual ke sistem digital. Satu platform dapat memberikan kemudahan serta meningkatkan performa sistem manajemen organisasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Konferancab PAC GP Ansor Mangkubumi Jadi Ajang Silaturahmi Lintas Jam'iyah, Perkuat Toleransi dan Kolaborasi

Antusiasme juga datang dari para perwakilan pimpinan di bawah naungan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Tasikmalaya. Mereka berharap penggunaan aplikasi tersebut tidak hanya mempermudah penyimpanan data, tetapi juga memangkas kerumitan administrasi dan memperlancar komunikasi dengan Pimpinan Cabang.

Dengan peluncuran ini, IPNU-IPPNU Kabupaten Tasikmalaya mencoba menempatkan teknologi bukan sekadar sebagai alat bantu, melainkan sebagai bagian dari pembenahan cara organisasi bekerja.

Tantangannya kini adalah memastikan aplikasi tersebut benar-benar digunakan secara konsisten oleh seluruh tingkatan kepengurusan. Sebab, digitalisasi organisasi tidak berhenti pada peluncuran aplikasi, tetapi ditentukan oleh sejauh mana teknologi itu mampu membuat kerja kader lebih efektif, data lebih tertib, dan pelayanan organisasi lebih cepat.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran