GUGAH – Semangat kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) PKBM Bina Aksara yang digelar selama dua hari, 22–23 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan pendidikan, tenaga pendidik, sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan sesama peserta didik. Selain itu, MPLS juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepercayaan diri, kerja sama, dan sikap saling menghargai.
Kegiatan hari pertama, Sabtu (22/8/2026), berlangsung di ruang kelas PKBM Bina Aksara. Acara diawali dengan sambutan Kepala PKBM Bina Aksara, Balyan Saeful Ahkam.
Dalam sambutannya, Balyan mengajak seluruh peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat serta menjadikan MPLS sebagai langkah awal untuk membangun kebiasaan belajar yang baik.
“Kami berharap MPLS ini tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan lingkungan pendidikan, tetapi juga menjadi awal bagi peserta didik untuk membangun semangat belajar, kedisiplinan, dan kebiasaan positif. Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan jadikan momentum ini sebagai pengalaman yang berharga,” ujar Balyan.
Sambutan berikutnya disampaikan Komite Sekolah, Eep Saeful Malik. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik serta menjaga sikap saling menghormati di lingkungan PKBM Bina Aksara.
“Kita ingin menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan penuh kekeluargaan. Karena itu, mari kita saling menghormati, membangun komunikasi yang baik, dan saling mendukung dalam proses pembelajaran,” ungkap Eep.
Sementara itu, Ketua Yayasan Baitul Ihsan An-Nanin yang juga pengurus PW GP Ansor Jawa Barat, Jalaluddin, memberikan motivasi kepada peserta didik agar memiliki semangat dalam menempuh pendidikan.
Ia berharap para peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kepercayaan diri, dan akhlak yang baik.
“Pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan ilmu, tetapi juga bagaimana membentuk karakter dan akhlak. Saya berharap anak-anak memiliki semangat untuk terus belajar, disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, serta mampu menghargai dan menghormati orang lain,” kata Jalaluddin.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan antara peserta didik dan tenaga pendidik. Suasana semakin interaktif melalui seminar bertema “Stop Bullying”.
Dalam seminar tersebut, peserta didik diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghentikan bullying di lingkungan pendidikan.
“Bullying tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa. Kita harus berani menghentikan perundungan dengan membangun budaya saling menghargai dan saling mendukung. Lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman bagi semua peserta didik,” disampaikan dalam sesi seminar.
Memasuki hari kedua, Minggu (23/8/2026), kegiatan dilaksanakan secara outdoor di Basecamp Gunung Mandalawangi, Jalan Raya Cijapati, Rancasalak, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kegiatan luar ruangan tersebut bertujuan mempererat kebersamaan sekaligus memberikan pengalaman belajar dalam suasana yang lebih santai dan menyenangkan.
Berbagai aktivitas kelompok dilakukan untuk melatih kerja sama, komunikasi, kekompakan, serta meningkatkan rasa percaya diri peserta didik. Mereka juga diberikan kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat sehingga tercipta hubungan pertemanan yang positif dan rasa kekeluargaan di lingkungan PKBM Bina Aksara.
Kegiatan semakin meriah dengan digelarnya berbagai perlombaan dan permainan hiburan dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Para peserta mengikuti setiap perlombaan dengan antusias dan penuh kegembiraan.
Selain menjadi sarana hiburan, berbagai permainan tersebut juga mengajarkan nilai sportivitas, kerja sama, kekompakan, serta pentingnya menghargai satu sama lain.
Salah seorang peserta didik mengaku senang mengikuti rangkaian MPLS karena dapat mengenal lebih dekat teman-teman dan tenaga pendidik.
“Saya senang mengikuti MPLS karena bisa bertemu dan mengenal teman-teman lebih dekat. Kegiatan outdoor juga membuat kami lebih kompak dan belajar bekerja sama. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga selama kami belajar di PKBM Bina Aksara,” ujarnya.
Pelaksanaan MPLS PKBM Bina Aksara diharapkan dapat memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta didik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pengenalan lingkungan pendidikan, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun karakter, meningkatkan kepercayaan diri, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Dengan berakhirnya rangkaian MPLS, para peserta didik diharapkan semakin siap mengikuti proses pembelajaran dan mampu menerapkan nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. ***



Tinggalkan Balasan