GUGAH — Kabupaten Garut berpeluang menjadi lokasi uji coba pengembangan komoditas hortikultura melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Garut, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad), dan praktisi industri asal Korea Selatan.
Dosen Praktisi Industri Fakultas Pertanian Unpad, Chung KyongHo, mengungkapkan rencana uji coba penanaman sejumlah komoditas unggulan, yakni bawang putih, kentang, dan stroberi. Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal penerapan teknologi budidaya yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil pertanian di Garut.
“Kami memiliki rencana melakukan uji coba penanaman bawang putih, kentang, dan stroberi. Saya senang bisa bertemu dengan Pak Bupati hari ini, mudah-mudahan ke depan kerja sama ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Chung usai bertemu Bupati Garut, Sabtu (8/8/2026).
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menghadirkan inovasi di sektor hortikultura, tetapi juga memperkuat daya saing komoditas lokal agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi, baik di pasar nasional maupun internasional.
Bupati Garut Abdusy Sakur Amin menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan kalangan akademisi dan praktisi internasional menjadi peluang strategis untuk mempercepat pengembangan komoditas unggulan daerah.
“Hari ini Garut kedatangan tamu terhormat, Dr. Chung dari Korea yang saat ini bertugas sebagai dosen praktisi di Unpad. Kami berdiskusi mengenai pengembangan budidaya komoditas unggulan Garut, terutama stroberi dan bawang putih,” kata Sakur.
Ia menegaskan, pembahasan tersebut masih berada pada tahap awal. Namun, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen menindaklanjutinya melalui komunikasi yang lebih intensif agar rencana kerja sama tersebut dapat segera diwujudkan.
“Saat ini masih sebatas penjajakan. Kami berharap komunikasi terus berlanjut sehingga rencana pengembangan komoditas ini bisa direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian Garut,” ujarnya.
Apabila kerja sama tersebut terealisasi, Garut berpotensi menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan hortikultura berbasis inovasi dan teknologi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai sentra komoditas unggulan di Jawa Barat.***



Tinggalkan Balasan