GUGAH – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyatakan dukungan penuh atas terpilihnya Ade Jona Prasetyo sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2026–2029.
PB PMII menilai kepemimpinan Ade Jona diharapkan mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional yang lebih inklusif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan ekonomi di masa mendatang.
Ketua Umum PB PMII, Mohammad Shofiyulloh Cokro, mengatakan Ade Jona merupakan sosok yang memiliki kapasitas dan pengalaman untuk membawa HIPMI menjadi organisasi yang berperan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui pemberdayaan pengusaha muda.
“Kami melihat Sahabat Ade Jona Prasetyo sebagai figur yang tepat memimpin HIPMI. Tantangan ekonomi ke depan membutuhkan pemimpin yang visioner, tangguh, serta memiliki jejaring yang luas dan inklusif. Rekam jejak beliau di dunia usaha menjadi modal penting untuk membawa HIPMI semakin maju,” ujar Shofiyulloh dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6).
Selain menyampaikan ucapan selamat, PB PMII juga berharap kepengurusan HIPMI yang baru mampu memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen pemuda, termasuk kalangan aktivis mahasiswa dan kader Nahdlatul Ulama (NU).
Sekretaris Jenderal PB PMII, Ahmad Syahrul Fadhil, menilai HIPMI perlu menjadi ruang kolaborasi yang terbuka bagi generasi muda yang ingin bertransformasi menjadi pelaku usaha.
Menurutnya, sinergi antara aktivis dan dunia kewirausahaan akan melahirkan inovasi sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi bangsa.
“Potensi aktivis Cipayung maupun kader muda NU sangat besar. Jika dipadukan dengan semangat entrepreneurship, akan lahir inovasi dan gagasan baru yang bermanfaat bagi pembangunan ekonomi nasional. Karena itu, kami berharap HIPMI semakin terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai elemen pemuda,” kata Syahrul.
PB PMII optimistis kepemimpinan Ade Jona Prasetyo akan membawa HIPMI menjadi organisasi yang semakin inklusif serta mampu memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang di dunia usaha.
Melalui kolaborasi yang lebih luas, PB PMII berharap kemandirian ekonomi tidak hanya menjadi milik segelintir kelompok, tetapi dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan pengusaha muda dari berbagai latar belakang di seluruh Indonesia.***



Tinggalkan Balasan