GUGAH – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai merealisasikan tiga proyek pembangunan strategis di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, sebagai upaya meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan ketiga proyek tersebut menjadi bagian dari penguatan fasilitas dan infrastruktur pengelolaan sampah di TPA Rawa Kucing.
Salah satu program yang akan segera dilaksanakan adalah revitalisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta rehabilitasi sistem pengelolaan gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah setiap hari.
“Upaya perbaikan pada sektor IPAL dan tata kelola gas metana memang menjadi prioritas mendesak yang akan segera diatasi. Kedua sektor ini menjadi kunci utama untuk menyelesaikan sanksi administratif yang sebelumnya sempat dijatuhkan pemerintah pusat ke TPA Rawa Kucing,” ujar Wawan, Jumat (5/6/2026).
Selain itu, Pemkot Tangerang juga akan mempercepat pembangunan pusat daur ulang sampah guna mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing secara signifikan.
Saat ini, TPA Rawa Kucing telah didukung fasilitas pengolahan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) yang beroperasi setiap hari untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif.
Menurut Wawan, pembangunan tiga proyek strategis tersebut diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan seluruh sanksi administratif yang masih tersisa, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Kota Tangerang.
“Kami berharap dengan berjalannya tiga proyek pembangunan strategis ini bisa menuntaskan sanksi administratif seratus persen, sekaligus meningkatkan fasilitas dan pengelolaan sampah di TPA Rawa Kucing menjadi jauh lebih optimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pemkot Tangerang menargetkan integrasi ketiga proyek tersebut dapat menjadi fondasi transformasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan di TPA Rawa Kucing.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, modern, dan ramah lingkungan guna mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan di masa mendatang.



Tinggalkan Balasan