GUGAH – Penguatan ketahanan pangan dinilai tidak dapat dibebankan kepada satu institusi semata. Dibutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, TNI, Polri, DPRD, dan masyarakat agar program pangan mampu memberikan dampak nyata sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Pandangan tersebut disampaikan Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Christian Rony Putra, saat meninjau kawasan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 899/Bata Satya Gardapati di Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung Kamis (30/7/2026). Kawasan tersebut mengembangkan lahan pertanian, peternakan, perikanan, dan penghijauan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.
Menurut Christian, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar berbagai program ketahanan pangan tidak berhenti pada tataran seremonial, tetapi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami siap mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, tantangan ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, TNI, Polri hingga masyarakat. Karena itu, sinergi yang telah dibangun perlu terus diperkuat agar program pangan dan pelestarian lingkungan berjalan secara berkesinambungan.
“Semoga sinergi yang telah terjalin ini terus diperkuat sehingga berbagai program ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Peninjauan tersebut juga dilakukan bersama Pemerintah Kota Depok, TNI, dan DPRD Kota Depok untuk melihat perkembangan pengelolaan lahan pertanian, peternakan, budidaya ikan, serta penghijauan yang dikembangkan di kawasan Yonif TP 899/Bata Satya Gardapati.***



Tinggalkan Balasan