Usai Dua Tahun Kelola Zakat Fitrah, LAZISNU Tegalwaru Luncurkan Program Infak Bulanan

|

GUGAH – Setelah dua tahun berturut-turut berhasil mengelola dan menyalurkan zakat fitrah secara amanah, transparan, dan akuntabel, LAZISNU Tegalwaru kini mengembangkan Program Infak Bulanan sebagai penguatan dari Gerakan KOIN NU (Kotak Infak NU).

Ketua LAZISNU Tegalwaru, Ahmad Saepudin, M.Pd., mengatakan program tersebut merupakan bentuk inovasi untuk memudahkan masyarakat berinfak di tengah perkembangan teknologi digital.

“Program Infak Bulanan bukan untuk menggantikan KOIN NU, tetapi melengkapinya. Jika selama ini masyarakat berinfak melalui kotak infak yang tersebar di lembaga, tempat usaha, ranting, dan banom NU, kini infak juga dapat dilakukan dengan lebih mudah melalui transfer,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Baca Juga:  KH. Samhari Paparkan Sejarah Perjuangan IPNU Garut: Menelusuri Akar, Tantangan, dan Kebangkitan

Melalui program ini, masyarakat dapat berpartisipasi dengan berinfak Rp5.000 setiap bulan. Pembayaran dilakukan melalui DANA 083186773865 atas nama AAS Latifah, selaku Bendahara LAZISNU Tegalwaru.

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, setiap peserta akan menerima Kupon Infak Bulanan serta Buku Infak yang berfungsi sebagai bukti sekaligus pencatatan pembayaran.

Program yang mulai diperkenalkan sejak Ramadan 1447 Hijriah tersebut telah menghimpun dana sebesar Rp1.586.000. Dana yang terkumpul telah disalurkan untuk berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan, di antaranya bantuan pembayaran listrik madrasah, Program Beasantri, Program Takziyah, apresiasi bagi relawan dan jamaah pengumpul ZIS, dukungan penyelenggaraan PORSADIN VII FKDT Kecamatan Tegalwaru, kegiatan Tabligh Akbar, perlombaan Islami, khitanan massal dan santunan anak yatim-dhuafa yang diselenggarakan IPPM Al-Maghfiroh bersama GP Ansor Kecamatan Tegalwaru, hingga santunan anak yatim pada 10 Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan KBNU Tegalwaru.

Baca Juga:  Menakar Cara NU dalam Penentuan Lokasi Muktamar, PBNU Siap Gelar Pleno 21 Mei

Ahmad Saepudin berharap Program Infak Bulanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sehingga manfaatnya semakin luas bagi umat.

“Tidak perlu menunggu kaya untuk berbagi. Dengan infak Rp5.000 setiap bulan yang dilakukan secara istiqamah, insyaallah kita sudah ikut menghadirkan manfaat bagi pendidikan, dakwah, dan kepedulian sosial di Kecamatan Tegalwaru,” pungkasnya.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran