GUGAH – Memasuki hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Deni Kurniawan (19), remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Waduk Saguling, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin sore (6/7/2026). Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR yang melibatkan berbagai unsur tersebut resmi dinyatakan ditutup.
Jasad korban berhasil dievakuasi oleh petugas pada pukul 17.20 WIB. Titik penemuan berada sekitar 20 meter dari Lokasi Kejadian Kejadian Perkara (LKP).
Sejak pagi hari pukul 07.30 WIB, Tim SAR Gabungan sebenarnya telah memperketat strategi pencarian melalui briefing pemetaan sektor. Tepat pukul 08.00 WIB, operasi penyisiran masif langsung dikerahkan dengan membagi tim ke beberapa metode krusial:
Penyelaman dan Jangkar: Menyisir area dasar di sekitar LKP dengan radius mencapai 100 meter.
Penyisiran Air: Mengerahkan Infra table Boat (LCR) dan kayak di sepanjang tepian waduk.
Pantauan Udara: Menggunakan drone termal pada ketinggian maksimal 40 meter untuk menjangkau sudut buta.
Jalur Darat: Mengoptimalkan personel untuk menyisir bibir waduk secara visual.
Setelah dievakuasi dari permukaan air, jasad Deni langsung diserahkan kepada pihak keluarga yang sejak awal menunggu di lokasi. Pasca-evakuasi, seluruh unsur yang terlibat segera menggelar debriefing serta evaluasi akhir.
“Operasi SAR dengan ini diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tulis laporan resmi Tim SAR Gabungan setelah evaluasi selesai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh elemen yang terlibat di lapangan.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur SAR Gabungan, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, relawan, potensi SAR, serta masyarakat yang telah bersinergi tanpa kenal lelah,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Ia juga berharap semangat kemanusiaan dan soliditas antar-lembaga ini dapat terus terjaga dengan baik dalam setiap penanganan kebencanaan di masa depan.*



Tinggalkan Balasan