Menbud Dorong Penguatan Museum dan Ruang Seni Berbasis Inisiatif Masyarakat

|

GUGAH – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya memperkuat ruang seni dan museum yang dibangun atas inisiatif masyarakat sebagai bagian dari upaya memajukan kebudayaan nasional.

Hal tersebut disampaikan Fadli Zon saat mengunjungi NuArt Sculpture Park di Bandung, Jawa Barat. Dalam kunjungannya, ia meninjau koleksi karya maestro pematung Nyoman Nuarta, melihat fasilitas galeri, museum, dan ruang pertunjukan yang tengah dikembangkan, serta berdiskusi mengenai pengembangan kawasan tersebut sebagai pusat seni dan kebudayaan.

“Inisiatif seperti NuArt Sculpture Park merupakan kontribusi nyata bagi kemajuan kebudayaan nasional,” kata Fadli Zon, Sabtu (4/7).

Baca Juga:  Mengingat Kembali Peringatan Faisal Basri, Rupiah Sudah Tembus Rp18.000

Fadli juga mengapresiasi dedikasi Nyoman Nuarta yang selama puluhan tahun konsisten berkarya sekaligus membangun ruang budaya yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat memamerkan karya seni, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran, apresiasi, dan kolaborasi bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya museum yang menampilkan karya-karya maestro Nyoman Nuarta, tetapi juga sebuah ruang peradaban yang memperlihatkan bagaimana seni mampu merekam perjalanan bangsa sekaligus menginspirasi generasi masa depan,” ujar Fadli Zon.

Nyoman Nuarta dikenal sebagai pematung yang menghasilkan sejumlah karya monumental di Indonesia, di antaranya Garuda Wisnu Kencana di Bali, berbagai karya di Ibu Kota Nusantara (IKN), kawasan Mandalika, serta sejumlah ruang publik dan museum di berbagai daerah.

Baca Juga:  Nadiem Makarim Klaim Chromebook Hemat Rp3,9 Triliun, Sebut Kasus Korupsi Berawal dari Kekeliruan Investigasi

Sementara itu, Nyoman Nuarta mengatakan pengembangan NuArt Sculpture Park bertujuan menghadirkan pusat seni yang dapat dimanfaatkan berbagai disiplin kesenian, khususnya di Kota Bandung yang memiliki ekosistem kreatif yang berkembang.

“Bandung membutuhkan sebuah art center dengan fasilitas yang memadai. Harapan saya, tempat ini dapat menjadi rumah bersama bagi para seniman untuk berkarya, berpameran, dan berkolaborasi,” kata Nyoman.

Baca Juga:  Agustina Arumsari Jadi Wakil Kepala BGN, Auditor Senior yang Kini Kawal Program Makan Bergizi Gratis

NuArt Sculpture Park selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi seni kontemporer di Indonesia. Kawasan tersebut memadukan museum, galeri, ruang pertunjukan, serta ruang interaksi publik yang terus dikembangkan sebagai pusat kegiatan seni dan budaya.

Kementerian Kebudayaan berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku budaya, museum, dan komunitas seni di berbagai daerah dapat mendorong lahirnya lebih banyak ruang budaya seperti NuArt Sculpture Park, sehingga mampu memperkuat ekosistem kebudayaan Indonesia dan meningkatkan kiprahnya di tingkat global.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran