GUGAH – Presedium Daerah KAHMI (Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Ciamis Budi Kurnia menyebut pengkaderan HMI tidak diragukan.
Eksistensi alumni HMI menyebar ke semua lini, dan berbagai daerah Sabang sampai Merauke, dan menjadi figur yang memiliki peran di tempat tugasnya masing-masing.
” Saya sekarang kalau kunjungan ke Provinsi lain selain Jawa Barat, selalu ketemu dengan alumni HMI, mereka ada yang birokrat juga legeslatif, bahkan sampai Papua, itu ada. Dan mereka memiliki peran, ” kata Budi dalam kegiayan Musda KAHMI Ciamis ke III, di Saung Sakola Motelar Cibunar, Kec. Sadananya, Kab. Ciamis, Jumat (12/10/2026.
Kualitas insan cita HMI kata Budi teruji, bahkan bisa dilihat jika alumninya ada di satu jabatan kariernya lebih cepat mentereng.
Pun dengan Ciamis, namun Budi bermimpi, kedepan, KAHMI harus memiliki Universitas. Budi menilai pendistribusian alumni akan bisa lebih luas di profesi akademisi.
” Eksekutif kan satu, Legeslatif juga satu, akademisi itu lebih banyak. Saya lihat banyak alumni yang sudah S2 dan Doktor, kenapa tidak dengan semangat Yakin Usaha Sampai, kita rencanakan membangun Universitas. Ini sudah kita diskusikan,” ujar Budi.
Budi berharap siapapun yang terpilih sebagai
Koordinator Presidium Daerah Kahmi Ciamis 2026, bisa meneruskan cita-cita tersebut, dan lebih banyak lagi menggelar kegiatan yang maslahat.
Ketua Pelaksana Musda KAHMI ke III Ciamis Dafid Firdaus menyebut Musda merupakan agenda lima tahunan, kali ini digelar lebih sederhana, simple, penuh kekeluargaan. “Tidak ada laporan pertanggungjawaban, Pesdium sebelumnya demisioner, lalu kita pilih yang baru, setelahnya kita diskusi,” kata Dafid.
Hadir sekutar 200- an alumni, dan beberapa alumni yang kini menjabat sebagai Ketua KPU Ciamis Oong Ramdani, Ketua Bawaslu Ciamis Jajang Miftahudin, Anggota DPRD Ciamis Nur Muttaqin dan Muhammad Ijudin. **



Tinggalkan Balasan