Jamaludin Basri Dorong Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Keteladanan

|

GUGAH – Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Tanjungsari, Jamaludin Basri, mengajak generasi muda membangun kepemimpinan yang bertumpu pada keteladanan, tanggung jawab, dan kemampuan memberi pengaruh positif di tengah masyarakat.

Menurut pria yang akrab disapa Jebe itu, kepemimpinan tidak boleh dimaknai sebatas jabatan atau kewenangan. Seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan dan hadir sebagai solusi bagi lingkungan di sekitarnya.

Ia menilai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Selain harus menyeimbangkan pendidikan dan aktivitas organisasi, mereka juga dituntut bijak menghadapi pengaruh media sosial, menjaga konsistensi dalam berproses, serta mampu mengelola perbedaan karakter dalam kehidupan berorganisasi.

Baca Juga:  Dari Pesantren ke Panggung Publik: Misi Chandra Tularkan Paham Publik Speaking di Kalangan Muda

“Seorang pemimpin tidak lahir begitu saja, tetapi dibentuk melalui proses belajar, pengalaman, dan kesediaan untuk terus memperbaiki diri. Organisasi seperti IPNU dan IPPNU menjadi ruang yang sangat baik untuk menempa karakter kepemimpinan sejak dini,” ujarnya.

Jebe juga mendorong generasi muda untuk membangun budaya saling menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap aktivitas organisasi. Menurutnya, ukuran keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya dilihat dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga dari cara memperlakukan orang-orang yang dipimpinnya.

Baca Juga:  9 AKSARA Ansor Kalsel 2030 Resmi Ditetapkan, Terinspirasi Semangat Panitia Sembilan Perumus Dasar Bangsa

Ia menegaskan bahwa kepemimpinan sejatinya adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan sarana untuk mencari status atau pengakuan.

“Kepemimpinan hanyalah amanah yang dibatasi oleh waktu. Tetapi cara kita memperlakukan orang lain akan tetap hidup dalam ingatan mereka, jauh lebih lama daripada jabatan yang pernah kita miliki.”

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa esensi kepemimpinan terletak pada pengabdian dan keteladanan. Bagi Jebe, pemimpin yang baik bukan hanya mampu menggerakkan orang lain, tetapi juga meninggalkan jejak kebaikan yang terus dikenang setelah masa jabatannya berakhir.

Baca Juga:  Sidak Tempat Hiburan dan Penjual Miras Ilegal, Bupati Subang Tegas: Tutup Tanpa Tebang Pilih

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran