GUGAH – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Cirebon resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Pondok Pesantren Ma’had Alief Piderma, Argasunya, Harjamukti, Kota Cirebon. Kegiatan ini menjadi langkah strategis organisasi dalam menyiapkan kader muda Nahdlatul Ulama (NU) yang siap memimpin dan mengabdi kepada masyarakat.
Agenda kaderisasi tersebut dihadiri Ketua PCNU Kota Cirebon KH Mustofa Rajid, Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Drajat Tri Harto, unsur Forkopimcam Harjamukti, serta jajaran Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Barat.
Ketua GP Ansor Kota Cirebon, Deni Fathoni, mengajak seluruh peserta mengikuti proses kaderisasi dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, PKD merupakan fondasi penting untuk menciptakan regenerasi dan kepemimpinan yang sehat di tubuh GP Ansor Kota Cirebon.
“Kami sebagai kepengurusan yang ditunjuk oleh Pimpinan Pusat (PP), atau berstatus sebagai Pelaksana Tugas (Plt), hadir sebagai fasilitator untuk membangun kembali kepemimpinan di GP Ansor Kota Cirebon. Kaderisasi ini diharapkan menjadi embrio terbangunnya siklus organisasi yang baik ke depan,” ujar Deni Fathoni, Ahad (31/5/2026).
Apresiasi juga disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Ma’had Alief Piderma, Gus Kharis Abbas. Sebagai tuan rumah, ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada pesantrennya sebagai lokasi pelaksanaan PKD.
Ia juga menekankan pentingnya membangun ruhul jihad atau semangat perjuangan sebagai landasan utama bagi kader Ansor dalam menjalankan pengabdian kepada organisasi, agama, dan bangsa.
Di tempat yang sama, Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Drajat Tri Harto menilai GP Ansor memiliki sistem kaderisasi yang matang dalam membentuk karakter pemimpin muda. Ia berharap PKD mampu melahirkan kader yang berkualitas, berintegritas, serta mampu bersinergi dalam menjaga kondusivitas Kota Cirebon.
“GP Ansor adalah mitra strategis. Semoga dari pelatihan ini lahir pemimpin muda yang berkomitmen menjaga persatuan bangsa,” kata Dandim.
Senada dengan itu, Ketua PCNU Kota Cirebon KH Mustofa Rajid berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan disiplin. Menurutnya, sikap tersebut menjadi modal utama dalam berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pembukaan PKD ditandai dengan penyematan atribut peserta secara simbolis oleh Ketua PCNU Kota Cirebon bersama Dandim 0614/Kota Cirebon. Prosesi tersebut menandai dimulainya proses kaderisasi dan transformasi kepemimpinan pemuda NU di Kota Cirebon.


Tinggalkan Balasan