TASIKMALAYA – Sebuah momen bersejarah bagi dunia olahraga Kabupaten Tasikmalaya tercipta pada Minggu (24/5/2026). Puluhan pemuda, organisasi masyarakat (ormas), dan pegiat olahraga bergotong royong membersihkan Stadion Wirawangsa, atau yang lebih dikenal sebagai Sarana Olahraga (SOR) Babakan Kaliki di Mangunreja.
Aksi heroik ini dipicu oleh keprihatinan mendalam atas kondisi stadion seluas 2,5 hektar tersebut. Sejak dibangun sekitar tahun 2012–2014, fasilitas olahraga kebanggaan warga Tasikmalaya ini mengalami mangkrak total tanpa perhatian dari pemerintah daerah. Akibatnya, area stadion berubah menjadi “hutan” yang dipenuhi rumput liar dan ilalang setinggi 2 meter.
Melihat kondisi tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tasikmalaya mengambil inisiatif untuk menggerakkan massa guna menyelamatkan aset negara tersebut.
Sekretaris KONI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna, menegaskan bahwa sarana olahraga yang dibangun menggunakan anggaran negara sudah seharusnya bisa dinikmati oleh masyarakat luas.
“Sarana olahraga yang sudah dibangun oleh uang rakyat harus bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Makanya kami mengajak kepada seluruh elemen untuk ikut serta bersama-sama bergotong royong,” ujar Nana di sela-sela kegiatan.
Nana juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh relawan yang meluangkan waktu secara ikhlas demi menghidupkan kembali fungsi stadion.
“Kami ucapkan terima kasih kepada puluhan pemuda dan masyarakat yang sudah hadir ikhlas membantu, meluangkan waktu pada kegiatan ini,” tambahnya.
Kolaborasi Lintas Organisasi Kepemudaan
Kegiatan berskala besar ini berjalan sangat sukses berkat kehadiran puluhan orang dari berbagai unsur organisasi. Salah satu dukungan terbesar datang dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Fahmi Siddiq, menyambut baik inisiatif KONI dan langsung menginstruksikan jajaran Banser serta anggota Ansor terdekat untuk turun ke lapangan.
“Alhamdulillah kami bisa ikut serta membantu pada gotong royong ini. Kalau tidak kita yang merawat SOR ini, mau siapa lagi?” tegas Fahmi.
Para pemuda dan masyarakat yang hadir menaruh harapan besar agar stadion ini bisa segera digunakan kembali secara layak untuk berbagai aktivitas, seperti sepak bola, jogging, dan olahraga lainnya demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya yang sehat wal afiat.*



Tinggalkan Balasan