Trump Ancam Iran Bakal Hadapi Situasi Sangat Buruk Jika Negosiasi Nuklir Berakhir Buntu

|

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump meragukan kesepakatan damai antara negaranya dengan pihak Iran akan segera tercapai dalam waktu dekat.

Negosiasi alot mengenai pembatasan program nuklir dan penyelesaian konflik regional yang membara hingga kini masih berjalan tanpa titik temu.

Orang nomor satu di Pentagon ini melayangkan peringatan keras agar Teheran segera melunak demi menyelamatkan kondisi ekonomi mereka.

Baca Juga:  Penjualan Tiket Konser Celine Dion di Paris Ditunda, Ribuan Penggemar Kecewa dengan Ticketmaster

“Saya tidak tahu. Jika mereka tidak melakukannya, mereka akan menghadapi situasi yang sangat buruk. Mereka punya kepentingan untuk mencapai kesepakatan,” kata presiden Amerika Serikat itu kepada koresponden BFMTV di AS, Sabtu (16/5/2026).

Melansir laporan Anadolu, Trump akan mengambil keputusan krusial dalam beberapa jam ke depan terkait kelanjutan opsi militer ke Iran.

Gedung Putih terus menimbang peluang serangan baru lantaran dialog intensif di meja diplomasi selama ini selalu berujung kegagalan.

Baca Juga:  Kunjungi Cebu, Presiden Prabowo Dipuji Diaspora Indonesia di Filipina sebagai Sosok yang Mengayomi

Suhu politik di Timur Tengah sendiri terus mendidih sejak pasukan AS dan Israel membombardir wilayah Iran pada Februari lalu.

Aksi militer tersebut memicu serangan balasan dari Teheran yang nekat menghantam Israel serta menutup jalur vital Selat Hormuz.

Pakistan sebenarnya sempat berhasil memediasi pemberlakuan gencatan senjata bagi kedua belah pihak yang bertikai pada April kemarin.

Baca Juga:  Mengenang Nakba: Luka Sejarah Palestina dan Tragedi Kemanusiaan di Gaza

Namun, forum diskusi lanjutan di Kota Islamabad tetap gagal melahirkan kesepakatan damai jangka panjang yang mengikat kedua negara.

Trump akhirnya memilih memperpanjang status gencatan senjata tanpa batas waktu demi meredam gejolak perang yang lebih besar lagi.

Kendati demikian, militer AS tetap memberlakukan blokade ketat terhadap seluruh kapal yang nekat keluar masuk pelabuhan utama Iran.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran