GP Ansor Kota Bogor Jadikan Muskercab Momentum Perkuat Kaderisasi dan Program Berdampak

|

GUGAH – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bogor menegaskan komitmennya memperkuat kaderisasi, konsolidasi organisasi, dan percepatan program yang berdampak bagi masyarakat melalui Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) yang digelar di Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB), Jumat (23/10/2026).

Mengusung tema “Penguatan Kaderisasi, Konsolidasi Organisasi, dan Akselerasi Program Kerja GP Ansor yang Berdampak bagi Masyarakat”, forum tersebut menjadi agenda penyusunan arah kebijakan organisasi sekaligus evaluasi program kerja untuk satu tahun ke depan.

Ketua PC GP Ansor Kota Bogor, H. Ahmad Irfan, menegaskan Muskercab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum menyatukan visi seluruh jajaran kepengurusan agar mampu menjawab tantangan yang terus berkembang.

Baca Juga:  Dikawal Langsung Stafsus Menag, Pendeta GKPS Cikopo Bilang Begini

“Muskercab ini harus menjadi momentum memperkuat fondasi organisasi, meningkatkan kualitas kader, serta mempererat konsolidasi dari tingkat cabang hingga anak cabang. Kami ingin GP Ansor Kota Bogor semakin solid, mandiri, dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ahmad Irfan, penguatan organisasi harus ditopang sistem kaderisasi yang berkelanjutan, konsolidasi internal yang solid, serta program kerja yang terukur dan dapat dievaluasi. Ia berharap forum tersebut melahirkan gagasan baru agar GP Ansor tetap adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan organisasi.

Dalam Muskercab tersebut, panitia juga meluncurkan Buku Materi Musyawarah Kerja Cabang yang menjadi pedoman pembahasan, evaluasi, serta penyusunan program strategis organisasi selama satu tahun mendatang.

Baca Juga:  Koopsudnas Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis di Lanud Saleh Basarah Rumpin

Dokumen tersebut memuat laporan capaian program, rencana kerja, hingga rekomendasi strategis sebagai bahan pembahasan peserta. Namun, Ahmad Irfan menekankan bahwa hasil musyawarah tidak boleh berhenti pada dokumen semata.

“Yang terpenting bukan hanya tersusunnya program kerja, tetapi bagaimana seluruh hasil musyawarah dapat ditindaklanjuti bersama. Setiap program harus memiliki tujuan yang jelas dan memberi ruang bagi seluruh kader untuk berkontribusi,” tegasnya.

Selain menyusun program kerja, Muskercab juga menjadi forum refleksi organisasi dalam merespons berbagai tantangan sosial di Kota Bogor. Melalui konsolidasi tersebut, GP Ansor Kota Bogor mendorong penguatan budaya organisasi yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Baca Juga:  Bendera HTI Jadi Sorotan di Acara MTQ Parungpanjang Bogor

Di akhir kegiatan, Ahmad Irfan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC), panitia, dan pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan Muskercab.

Ia optimistis hasil forum tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat peran GP Ansor Kota Bogor sebagai organisasi kepemudaan yang semakin mandiri, solid, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Muskercab ini diharapkan menghasilkan program-program yang tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui aksi nyata kader GP Ansor di Kota Bogor.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran