GUGAH – Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi generasi muda, Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Pagelaran memilih bergerak lebih dulu. Melalui program AGRO, kader Ansor tidak hanya didorong aktif berorganisasi, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
Salah satu program yang kini menjadi fokus adalah pengembangan peternakan dan budidaya Domba Garut di Kampung Mekar Alam, RT 05/RW 05, Desa Pasirbaru, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur. Sektor peternakan dipilih karena dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan sekaligus sesuai dengan potensi wilayah.
Ketua PAC GP Ansor Pagelaran, Usep Suhendar, mengatakan program AGRO yang diinisiasi Pimpinan Cabang GP Ansor Cianjur bukan sekadar program ekonomi, tetapi menjadi bagian dari proses kaderisasi yang melahirkan kader mandiri dan produktif.
“Program AGRO menjadi jembatan pemberdayaan kader agar mampu mencapai kemandirian ekonomi. Organisasi tidak hanya berbicara tentang aktivitas kepemudaan, tetapi juga bagaimana kader memiliki usaha yang mampu menopang kehidupannya,” ujar Usep, yang juga merupakan pemilik peternakan PDP Sumber Alam.
Usep mengaku ketertarikannya pada dunia peternakan berawal dari hobi sejak kecil memelihara domba. Dari satu ekor indukan, usaha tersebut terus berkembang hingga kini memiliki ratusan ekor Domba Garut yang dikelompokkan berdasarkan kualitas atau grade.
Menurutnya, Domba Garut memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus daya tarik tersendiri karena postur tubuh, bulu, dan tanduknya yang khas. Permintaan pasar yang relatif stabil juga membuat usaha tersebut terus berkembang.
“Semua proses ini kami jalankan secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan pemerintah maupun pihak swasta. Modal utamanya adalah komitmen, kerja keras, dan keyakinan bahwa potensi lokal bisa menjadi sumber kesejahteraan bersama,” katanya.
Sementara itu, Pengurus Cabang GP Ansor Cianjur, Riqbal, menilai langkah PAC GP Ansor Pagelaran menjadi contoh nyata bagaimana organisasi kepemudaan mampu menghadirkan solusi atas persoalan ekonomi kader melalui aksi nyata.
“AGRO Peternakan membuktikan bahwa hobi bisa diubah menjadi kekuatan ekonomi. Yang dibutuhkan bukan sekadar wacana, tetapi keberanian untuk memulai dan konsisten menjalankannya. Semoga gerakan ini menjadi inspirasi bagi kader Ansor lainnya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.
Melalui pengembangan sektor peternakan, PAC GP Ansor Pagelaran berharap lahir lebih banyak kader yang mampu menciptakan lapangan usaha, memperkuat ekonomi keluarga, sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem pemberdayaan berbasis potensi lokal di Kabupaten Cianjur.
Usep juga mengajak seluruh kader GP Ansor Cianjur untuk saling belajar, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam mengembangkan potensi ekonomi. Menurutnya, kemandirian organisasi akan terwujud ketika para kader mampu mandiri secara ekonomi dan saling menguatkan dalam membangun usaha bersama.***





Tinggalkan Balasan