Pengamat Nilai Isu Dedi Mulyadi ke PSI Rasional, Buka Peluang Duet dengan Gibran

|

GUGAH – Isu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali menjadi perhatian publik. Meski Dedi telah membantah kabar tersebut dan menegaskan masih berada di jajaran Dewan Pembina Partai Gerindra, spekulasi mengenai kepindahannya terus bergulir.

Direktur Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai apabila perpindahan itu benar terjadi, langkah tersebut merupakan pilihan politik yang rasional.

Menurutnya, tingginya popularitas dan elektabilitas Dedi Mulyadi membuat ruang politiknya di Gerindra relatif terbatas karena partai masih dipimpin Prabowo Subianto.

Baca Juga:  PMII Purwakarta: MBG Adalah Program yang Baik, Namun Tidak dengan Penyimpangannya

“Masuk ke PSI saya kira pilihan yang rasional. Di PSI sendiri belum ada tokoh yang populer. Jika Dedi Mulyadi bergabung, beliau akan menjadi tokoh paling sentral di partai tersebut,” ujar Dedi Kurnia Syah, Kamis (8/10/2026).

Ia menambahkan, perpindahan partai bukan hal baru bagi mantan Bupati Purwakarta tersebut. Sebelumnya, Dedi Mulyadi juga pernah berkarier politik di Partai Golkar sebelum bergabung dengan Gerindra.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Jawab Kritik Natalius Pigai Soal Sayembara: Lindungi Korban dan Pelaku

Dedi Kurnia menilai, jika bergabung dengan PSI, peluang terbentuknya pasangan Dedi Mulyadi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029 akan lebih terbuka dibandingkan jika keduanya tetap berada dalam satu partai.

“Termasuk juga kalau dia mau dipasangkan dengan Gibran Rakabuming Raka via PSI, itu lebih masuk akal. Tinggal apakah memungkinkan PSI lolos dan punya tiket untuk mengusung kandidat di Pilpres nanti,” katanya.

Baca Juga:  Polda Jabar Riset Harapan Masyarakat, Sebut Banyak Keluhan Soal Begal

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa skenario tersebut masih sangat bergantung pada dinamika politik nasional, termasuk regulasi pencalonan presiden, ambang batas pencalonan, serta konfigurasi koalisi partai politik menjelang Pemilu 2029.

Hingga saat ini, Dedi Mulyadi tetap membantah isu kepindahannya ke PSI dan menegaskan dirinya masih menjadi bagian dari Partai Gerindra.***

Sumber: Tribun Jabar

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran