GUGAH – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ciamis resmi merilis logo Konferensi Cabang (Konfercab) XI, Senin (5/10/2026). Peluncuran logo tersebut menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian persiapan menuju forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang itu.
Bagi panitia, logo bukan sekadar identitas visual. Di balik desainnya tersimpan pesan tentang perjalanan organisasi, regenerasi kader, semangat kebersamaan, serta cita-cita mewujudkan kemandirian jam’iyyah.
Ketua Steering Committee (SC) Konfercab XI NU Ciamis, KH. Kusoy Fadliyah, mengatakan peluncuran logo menandai dimulainya tahapan Konfercab sekaligus membuka lembaran baru bagi perjalanan NU di Kabupaten Ciamis.
Menurutnya, Konfercab tidak semata-mata menjadi forum memilih kepengurusan baru. Lebih dari itu, Konfercab merupakan ruang evaluasi, konsolidasi, sekaligus penyusunan arah gerak organisasi untuk lima tahun ke depan.
“Peluncuran logo ini menjadi tanda bahwa tahapan menuju Konfercab segera dimulai. Kami sedang membuka sebuah lembaran baru dalam perjalanan NU di Ciamis,” ujar Kusoy.
Ia berharap Konfercab XI mampu melahirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan organisasi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bukan sekadar siapa yang memimpin, tetapi bagaimana NU ke depan semakin kuat, semakin dekat dengan masyarakat, dan mampu memberikan kontribusi nyata,” katanya.
Perbedaan Pandangan Jadi Kekuatan Organisasi
Kusoy juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan sepanjang proses Konfercab. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi selama tetap dikelola dalam semangat musyawarah.
Baginya, perbedaan tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan energi untuk memperkaya gagasan dan memperkuat jam’iyyah.
“Di PCNU sudah biasa ada perbedaan pandangan. Kita boleh berbeda dalam proses pemikiran, tetapi tetap dalam satu keluarga. Perbedaan itu harus menjadi kekuatan untuk membangun jam’iyyah,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen NU mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok agar Konfercab berlangsung dengan suasana yang teduh dan penuh kekeluargaan.
Logo Sarat Filosofi
Logo Konfercab XI NU Ciamis dirancang dengan sejumlah elemen yang merepresentasikan nilai-nilai Nahdlatul Ulama.
Lambang NU ditempatkan di bagian atas sebagai penegasan bahwa seluruh proses Konfercab tetap berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Sementara bentuk kubah mengadopsi arsitektur Masjid An Namiroh PCNU Ciamis yang menjadi salah satu ikon aktivitas jam’iyyah di Kabupaten Ciamis.
Angka XI menandai pelaksanaan Konfercab ke-11. Bentuknya dipadukan dengan elemen daun dan garis yang mengalir sebagai simbol kesinambungan perjuangan organisasi dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Elemen daun melambangkan pertumbuhan, regenerasi, dan harapan. Filosofi tersebut dituangkan dalam semangat “Wujudkeun Kemandirian”, yakni membangun kekuatan organisasi melalui pengembangan potensi jam’iyyah secara mandiri.
Sementara dua bentuk yang saling terhubung menggambarkan eratnya kebersamaan antara ulama, kader, struktur organisasi, dan warga Nahdliyin dalam semangat “Kukuhkeun Jam’iyyah.”
Karya Abdul Rohman Terpilih
Ketua Organizing Committee (OC) Konfercab XI NU Ciamis, H. Johan J. Anwari, mengatakan logo resmi tersebut merupakan karya pemenang sayembara yang digelar panitia sebagai bagian dari rangkaian persiapan Konfercab.
Menurut Johan, sayembara dibuka sebagai ruang partisipasi masyarakat sekaligus melibatkan kreativitas publik dalam menyambut pelaksanaan Konfercab.
“Untuk Konfercab ini kami melaksanakan beberapa kegiatan. Sekarang ditandai dengan launching logo. Logo ini merupakan hasil sayembara dan mudah-mudahan bisa terus diekspos dalam rangka menyambut Konfercab,” katanya.
Panitia menetapkan Abdul Rohman sebagai pemenang utama setelah karyanya meraih nilai tertinggi, yakni 87, berdasarkan penilaian dewan juri.
Johan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti sayembara. Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi bukti besarnya perhatian masyarakat terhadap perjalanan NU Ciamis.
Dengan diluncurkannya logo resmi, panitia kini memasuki tahapan berikutnya menuju pelaksanaan Konfercab XI NU Ciamis.
Konfercab diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin lima tahunan, melainkan momentum memperkuat konsolidasi organisasi, mengevaluasi perjalanan jam’iyyah, menyusun arah gerak ke depan, serta memastikan NU Ciamis terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Konfercab menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun langkah ke depan, dan memastikan NU Ciamis terus hadir serta memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkas Johan.***





Tinggalkan Balasan