GUGAH – Harga pangan nasional belum juga adem. Mayoritas komoditas strategis kembali mencatat kenaikan pada Rabu (30/9/2026), dengan cabai menjadi salah satu komoditas yang paling mencolok.
Harga cabai rawit merah bahkan sudah menembus Rp100.000 per kilogram.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per pukul 10.30 WIB, harga cabai rawit merah naik 12,74 persen atau sekitar Rp12.150 menjadi Rp107.050 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada jenis cabai lainnya.
Cabai merah besar naik 11,26 persen atau Rp6.350 menjadi Rp62.750 per kilogram. Cabai merah keriting naik 2,69 persen atau Rp1.850 menjadi Rp70.600 per kilogram.
Sementara cabai rawit hijau naik 6,73 persen atau Rp4.550 menjadi Rp72.150 per kilogram.
Beras Ikut Memanas
Tekanan harga tidak berhenti di cabai. Seluruh jenis beras yang tercatat dalam data PIHPS juga mengalami kenaikan.
Beras kualitas bawah I naik 4,36 persen atau Rp650 menjadi Rp15.550 per kilogram.
Beras kualitas bawah II atau yang kerap dikaitkan dengan beras SPHP naik 6,46 persen atau Rp950 menjadi Rp15.650 per kilogram.
Beras medium I naik 2,71 persen atau Rp450 menjadi Rp17.050 per kilogram. Sedangkan beras medium II naik 4,57 persen atau Rp750 menjadi Rp17.150 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada beras premium.
Beras kualitas super I naik 4,47 persen atau Rp800 menjadi Rp18.700 per kilogram. Beras kualitas super II naik 3,47 persen atau Rp600 menjadi Rp17.900 per kilogram.
Seluruh kelompok harga beras tersebut tercatat berada di atas patokan Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.
Bawang dan Minyak Goreng Ikut Naik
Harga bawang merah ukuran sedang naik 4,41 persen atau Rp1.650 menjadi Rp39.050 per kilogram.
Bawang putih ukuran sedang juga naik 1,28 persen atau Rp500 menjadi Rp39.600 per kilogram.
Kenaikan turut terjadi pada minyak goreng kemasan.
Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 2,67 persen atau Rp650 menjadi Rp24.950 per kilogram. Sementara minyak goreng bermerek 2 naik 2,77 persen atau Rp650 menjadi Rp24.150 per kilogram.
Berbeda dengan minyak kemasan, harga minyak goreng curah masih bertahan di Rp20.450 per kilogram, sama seperti hari sebelumnya.
Gula dan Telur Tak Luput
Komoditas lain juga masih bergerak naik.
Harga gula pasir kualitas premium meningkat 1,23 persen atau Rp250 menjadi Rp20.550 per kilogram.
Gula pasir lokal naik 1,31 persen atau Rp250 menjadi Rp19.400 per kilogram.
Harga telur ayam ras pun naik 1,16 persen atau Rp350 menjadi Rp30.400 per kilogram.
Tak Semua Naik
Di tengah mayoritas harga yang bergerak ke atas, masih ada sejumlah komoditas yang justru turun.
Harga daging ayam ras segar turun 2,01 persen atau Rp850 menjadi Rp41.350 per kilogram.
Daging sapi kualitas 1 juga turun tipis 0,43 persen atau Rp650 menjadi Rp151.950 per kilogram.
Namun, daging sapi kualitas 2 justru naik 1,15 persen atau Rp1.650 menjadi Rp144.950 per kilogram.
Data tersebut menunjukkan tekanan harga pangan masih terjadi di sejumlah komoditas utama. Cabai, beras, bawang, minyak goreng, gula, dan telur menjadi bagian dari daftar bahan pangan yang harganya kembali bergerak naik pada perdagangan hari ini.***



Tinggalkan Balasan