Rektor Unigal Ciamis Baru Dilantik, Ini Pesan Agun

|

GUGAH – Proses seleksi Rektor Universitas Galuh (Unigal) Ciamis untuk masa bakti 2026-2030 telah rampung. Ketua Dewan Pembina Unigal, Agun Gunandjar Sudarsa, menjelaskan bahwa seleksi berjalan secara bertahap melalui penilaian pengurus dan tim independen yang dipimpin oleh Prof. Uman dan Prof. Syamsu.

Dari total 13 dosen yang memenuhi syarat, proses penyaringan mengerucutkan menjadi lima kandidat untuk menjalani uji publik.

Tahapan tersebut kemudian menyisakan dua kandidat akhir, yaitu Dr. Tita Rohita dan Dr. Dewi.

Baca Juga:  Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Hari Jadi ke-384 Ciamis, Pemerintah Titip Pesan Jaga Kebersihan Alun-Alun

Melalui proses ini, Dr. Tita Rohita akhirnya terpilih sebagai Rektor Unigal yang baru. Kemenangannya juga mendapat dukungan penuh dari Dr. Dewi, yang secara berlapang dada mengakui keunggulan jam terbang koleganya tersebut.

Usai pelantikan, tugas berat sudah menanti rektor baru. Agun menyebut Unigal saat ini dihadapkan pada tren penurunan jumlah mahasiswa baru fenomena yang menurutnya juga tengah terjadi di berbagai kampus lain.

Baca Juga:  Rian Hidayat Klaim Kantongi Dukungan 200 DPD Jelang Kongres VII BM PAN

Selain masalah pendaftaran, pihak yayasan juga menyoroti adanya sekitar 850 mahasiswa lama yang studinya mandek (stagnan). Terkait dua persoalan krusial ini, Dewan Pembina meminta rektorat segera melakukan riset mendalam untuk memetakan akar penyebabnya.

Agun menekankan pentingnya mengawal visi Unigal sebagai kampus konservasi budaya. Ia meluruskan bahwa konservasi budaya di Unigal tidak boleh hanya terjebak pada urusan seni tari atau sekadar ritual berkunjung ke situs-situs bersejarah. Visi ini harus mewujud dalam implementasi nilai-nilai lokal, yaitu Budaya Galuh yang berlandaskan asas asah, asih, dan asuh.

Baca Juga:  165 Siswa Baru Ikuti MATAMUDA 2026, MTs Sukasari Kertasari Siapkan Generasi Berprestasi dan Berakhlakul Karimah

“Contoh konkretnya adalah penegakan kawasan bebas rokok, pembiasaan pola hidup bersih di lingkungan kampus, hingga rencana penggunaan busana adat Galuh pada hari-hari tertentu,” ujar Agun.*

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran