Sekda Subang Dorong Pengadaan Barang dan Jasa Lebih Transparan Lewat Katalog Elektronik Versi 6

|

GUGAH – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, membuka kegiatan peningkatan tata kelola pengadaan melalui mekanisme transaksi dan tata cara pembayaran e-purchasing pada Katalog Elektronik Versi 6 di Aula Oman Syahroni, Sekretariat Daerah Kabupaten Subang, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang digelar Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Setda Kabupaten Subang tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pelaku pengadaan terkait mekanisme transaksi dan pembayaran pada Katalog Elektronik Versi 6 sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pengadaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kepala Bagian UKPBJ Setda Kabupaten Subang, Bambang Supalar, mengatakan keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang tersedia, tetapi juga oleh efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam membelanjakan anggaran tersebut.

Baca Juga:  Ketua PWNU Jabar Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah

Menurutnya, digitalisasi pengadaan melalui Katalog Elektronik menjadi salah satu langkah penting dalam reformasi birokrasi. Pemerintah mendorong proses belanja yang lebih modern, terdokumentasi dengan baik, mudah diawasi, serta mampu menghasilkan nilai manfaat yang optimal.

Sementara itu, Asep Nuroni menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong transformasi digital di seluruh sektor pemerintahan, termasuk dalam pengadaan barang dan jasa.

Menurutnya, pengadaan tidak lagi dipandang sebagai proses administratif semata, melainkan telah menjadi instrumen strategis untuk mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

“Keberhasilan pelaksanaan APBD tidak hanya diukur dari besarnya serapan anggaran, tetapi juga dari kualitas belanja yang dilakukan. Belanja pemerintah harus mampu menghasilkan manfaat nyata, meningkatkan pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kementan Turun ke Subang, Program UPLAND Diminta Tak Sekadar Serapan Anggaran

Ia menilai kegiatan tersebut sangat strategis karena melibatkan para pemangku kepentingan utama dalam pengelolaan keuangan dan pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang, mulai dari Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bendahara Pengeluaran, Admin Katalog Elektronik, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), hingga mitra perbankan.

Asep berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang komunikasi teknis untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.

Menurutnya, berbagai kendala dalam pengadaan sering kali bukan disebabkan kurangnya regulasi, melainkan perbedaan pemahaman dalam pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga:  Sekda Subang Ajak Warga Jaga Sungai Lewat Gerakan Run For River

Perbedaan persepsi mengenai mekanisme transaksi, proses pembayaran, kelengkapan administrasi, hingga penggunaan sistem elektronik dapat menghambat percepatan pelaksanaan kegiatan dan realisasi anggaran.

“Oleh sebab itu, saya mengapresiasi langkah UKPBJ Kabupaten Subang yang secara proaktif menyelenggarakan kegiatan ini sebagai forum pembelajaran, koordinasi, dan penyamaan persepsi bagi seluruh perangkat daerah,” katanya.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Dari Darohman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum, Kepala Bidang Perbendaharaan BKAD Kabupaten Subang, perwakilan Bank BJB Cabang Subang, para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bendahara Pengeluaran, Admin Katalog Elektronik, serta peserta lainnya.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran