IHSG Berdarah! Nyaris Ambruk 5% di Sesi II, Aksi Jual Masif Guncang Bursa

|

GUGAH – Pasar modal Indonesia dihantam badai koreksi hebat pada awal pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kejatuhan yang kian mendalam, bahkan nyaris menyentuh batas psikologis 5% pada perdagangan Sesi II siang hari ini, Senin (8/6/2026).

Dikutip dari laporan Bloomberg, performa indeks domestik langsung berada di zona merah sejak bel pembukaan perdagangan pagi tadi. Tekanan jual yang agresif terus mendera IHSG tanpa ampun hingga menyeretnya ke posisi terendah harian di level 5.317,9.

Berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) per pukul 15:05 WIB, IHSG tercatat ambles sangat dalam sebesar 274,74 poin atau setara 4,91% ke posisi 5.320,02.

Baca Juga:  IHSG Berbalik Menguat, Melonjak 7 Persen Setelah Ambruk Sehari Sebelumnya

Kejatuhan ekstrem ini dipicu oleh kepanikan pasar yang memicu aksi lepas saham secara massal oleh para investor. Data BEI merekam volume transaksi bergerak sangat dinamis namun didominasi oleh warna merah.

Total nilai perdagangan siang ini melesat hingga menyentuh Rp16,96 triliun, yang berasal dari 26,53 miliar saham yang ditransaksikan. Agresivitas pembalikan arah ini tercermin dari frekuensi perdagangan yang mencapai 1,87 juta kali transaksi, di mana manuver jual mutlak memegang kendali pasar.

10 Saham ‘Laggard’ Pemicu Ambruknya Indeks

Amblesnya IHSG yang mendekati angka 5% ini dimotori oleh merosotnya saham-saham berkapitalisasi pasar besar (big caps) serta sejumlah saham emiten sektor strategis.

Baca Juga:  Bayang-bayang Hasil RDG Bank Indonesia, IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini

Berdasarkan data yang dihimpun dari Bloomberg, berikut adalah 10 saham penekan utama (laggard) yang paling banyak memangkas poin IHSG hari ini:

Sektor Perbankan dan Telekomunikasi (Big Caps)

  • PT Telkom Indonesia (TLKM): Menjadi beban terberat pasar setelah sukses mengurangi 41,98 poin.

  • PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI): Merosot tajam dan ikut mengurangi 18,92 poin.

  • PT Bank Central Asia (BBCA): Tekanan jual pada saham sejuta umat ini mengurangi 18,36 poin.

  • PT Bank Mandiri (BMRI): Melandai di zona merah dengan mengurangi 7,86 poin.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: IHSG Anjlok 3 Persen, Terendah Selama 2026

Sektor Infrastruktur, Teknologi, dan Energi

  • PT DCI Indonesia (DCII): Saham teknologi ini ambles dan mengurangi 10,21 poin.

  • PT Mayapada Hospital (SRAJ): Menahan laju indeks dengan mengurangi 8,34 poin.

  • PT Barito Renewables Energy (BREN): Saham petinggi energi hijau ini mengurangi 7,41 poin.

  • PT Mora Telematika Indonesia (MORA): Turut tertekan dan mengurangi 6,76 poin.

Sektor Otomotif dan Industri

  • PT Astra International (ASII): Saham raksasa otomotif ini melemah dan mengurangi 6,41 poin.

  • PT Impack Pratama Industri (IMPC): Menutup jajaran laggard dengan mengurangi 6,39 poin.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran