Apresiasi Nazeef, Haji Oma Dorong Ekosistem Olahraga Usia Dini di Karawang

|

GUGAH – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang H. Oma Miharja Rizki, S.H., M.H., memberikan apresiasi mendalam terhadap prestasi yang diraih Nazeef Khan Raziq Ithar Mandalika, siswa SD Abata Telukjambe yang menunjukkan potensi luar biasa dalam sepak bola usia dini.

Bagi Haji Oma, pencapaian ini bukan sekadar kebanggaan pribadi, melainkan cerminan potensi besar yang dimiliki anak-anak Karawang dan sekaligus pengingat akan pentingnya pembinaan sejak usia dini.

“Saya mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada Nazeef atas prestasi yang diraih. Teruslah belajar, berlatih, disiplin dan jangan pernah takut memiliki cita-cita besar. Semoga prestasi ini menjadi awal perjalanan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Haji Oma, kepada awak media, belum lama ini.

Haji Oma menegaskan bahwa olahraga tidak hanya berbicara soal kemenangan, medali, atau piala. Lebih dari itu, aktivitas olahraga adalah sarana pendidikan karakter yang sangat berharga bagi anak-anak. Dalam proses latihan maupun pertandingan, anak belajar tentang kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, tanggung jawab, kebersamaan, serta rasa hormat kepada rekan dan lawan.

Baca Juga:  Sayembara Tangkap Begal Tuai Kekhawatiran, Dua Remaja Tak Bersalah Dikeroyok Massa di Karawang

“Olahraga mengajarkan anak untuk disiplin, bekerja keras, menghargai proses dan menjunjung sportivitas. Nilai-nilai seperti inilah yang harus kita tanamkan sejak usia dini karena mereka merupakan generasi penerus Karawang,” ujarnya.

Karawang, menurut pandangannya, memiliki banyak anak dengan potensi besar di berbagai bidang. Potensi tersebut perlu ditemukan, dibina, dan diberi ruang agar dapat berkembang secara maksimal.

Perhatian dan dukungan tidak boleh baru diberikan ketika seorang anak telah menjadi atlet terkenal atau meraih prestasi tingkat nasional. Justru pada tahap awal membangun kemampuan dan kepercayaan diri, dukungan sangatlah krusial.

“Jangan sampai ada anak Karawang yang mempunyai bakat besar tetapi kemudian berhenti karena tidak mendapatkan kesempatan dan dukungan. Kita harus hadir sejak mereka masih berada pada tahap pembinaan,” tegasnya.

Pembinaan olahraga anak yang berkelanjutan, lanjut H. Oma, tidak bisa dilakukan sendirian. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, organisasi olahraga, klub, pelatih, dunia usaha, orang tua, hingga masyarakat luas. Pembinaan yang berjenjang dan kompetisi yang sehat sangat diperlukan agar potensi anak dapat berkembang secara terarah.

Baca Juga:  Slank Kembali ke Bandung, Kenang Debut Formasi Bertahan Hampir Tiga Dekade

“Tidak ada atlet besar yang lahir secara instan. Ada latihan panjang, pelatih, keluarga, sekolah dan lingkungan yang mendukung di belakang keberhasilan seorang atlet. Karena itu pembinaan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap semakin banyak kompetisi olahraga usia dini yang dapat menjadi tempat bagi anak-anak Karawang untuk mengasah kemampuan sekaligus mengumpulkan pengalaman bertanding.

Prestasi Nazeef diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya, baik di Telukjambe maupun di seluruh Kabupaten Karawang. H. Oma berpesan agar Nazeef tetap mengutamakan pendidikan sekaligus konsisten mengembangkan kemampuan sepak bolanya.

“Kepada Nazeef dan seluruh anak-anak Karawang, teruslah belajar dan berlatih. Hormati orang tua, guru dan pelatih. Pertahankan disiplin dan sportivitas. Jangan cepat puas dengan satu prestasi karena perjalanan kalian masih sangat panjang,” pesan H. Oma.

Tidak tertutup kemungkinan, anak-anak yang saat ini berlatih di sekolah, akademi, maupun lapangan-lapangan sepak bola di Karawang kelak mampu tampil membawa nama daerah ke tingkat Jawa Barat, nasional, bahkan internasional.

Baca Juga:  Peringati Harlah ke-92, Ratusan Kader Ansor dan Banser Karawang Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai Pelangi

Sebagai Wakil Ketua I DPRD, H. Oma menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur fisik. Pembangunan sumber daya manusia, termasuk pendidikan, kreativitas, minat, bakat, dan olahraga generasi muda, harus mendapatkan perhatian yang setara.

“Anak-anak adalah masa depan Karawang. Tugas kita adalah membuka jalan, memberikan kesempatan dan menciptakan lingkungan yang memungkinkan mereka berkembang. Ketika anak-anak Karawang berprestasi, kita semua ikut bangga,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak meremehkan mimpi seorang anak. Dukungan sederhana dari keluarga, sekolah, masyarakat, maupun pemangku kebijakan dapat menjadi motivasi besar dalam perjalanan mereka meraih cita-cita.

“Selamat kepada Nazeef. Terus berjuang dan jadilah kebanggaan keluarga, sekolah serta Kabupaten Karawang. Semoga kelak lahir semakin banyak anak Karawang yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia melalui prestasinya,” demikian pesan Haji Oma Miharja Rizki.*

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran