GUGAH – Tekanan terhadap daya beli masyarakat kembali meningkat seiring kenaikan harga sejumlah komoditas pangan strategis di berbagai pasar tradisional. Pada Selasa (9/6/2026), harga cabai, bawang, hingga beras tercatat mengalami kenaikan, memicu kekhawatiran akan berlanjutnya inflasi pangan di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas cabai. Harga cabai rawit merah tercatat menembus Rp78.850 per kilogram, sementara beberapa jenis cabai lainnya juga mengalami kenaikan dibandingkan pekan sebelumnya.
Tidak hanya cabai, harga bawang merah dan bawang putih turut bergerak naik. Kondisi ini semakin menambah beban masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang sebagian besar pengeluarannya digunakan untuk kebutuhan pangan sehari-hari.
Komoditas beras yang menjadi makanan pokok masyarakat juga menunjukkan tren kenaikan harga. Situasi tersebut menjadi perhatian karena beras memiliki kontribusi besar terhadap tingkat inflasi nasional.
Kenaikan sejumlah bahan pangan ini terjadi di tengah pelemahan daya beli masyarakat dan ketidakpastian ekonomi global. Jika tren kenaikan harga terus berlanjut, bukan tidak mungkin tekanan inflasi pangan akan semakin besar dan berdampak pada konsumsi rumah tangga.
Pemerintah diharapkan dapat memperkuat stabilisasi pasokan dan distribusi pangan guna menjaga keterjangkauan harga serta mencegah lonjakan inflasi yang lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang.***



Tinggalkan Balasan